BerandaDaerahYPK Bali dan Undiknas Gelar Bakti Sosial Kesehatan Terpadu di Kintamani, Layani...

YPK Bali dan Undiknas Gelar Bakti Sosial Kesehatan Terpadu di Kintamani, Layani Ratusan Warga Gratis

Tak Hanya Cek Kesehatan, Warga Kintamani Juga Dapat Layanan Psikologi dan Fisioterapi

Foto: Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali bersama Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) saat menggelar bakti sosial kesehatan terpadu bagi masyarakat Kintamani, Bangli, Jumat (29/5/2026).

Bangli, KabarBaliSatu

Komitmen meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat terus diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali bersama Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) menggelar bakti sosial kesehatan terpadu bagi masyarakat Kintamani, Bangli, pada Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah kerja Puskesmas Kintamani III tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, fasilitas layanan kesehatan, dan organisasi profesi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.

Bakti sosial ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya RSUD Bangli, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bali, Puskesmas II Kintamani, para dokter, fisioterapis, apoteker, psikolog, serta dosen dan tenaga profesional dari lingkungan Undiknas. Melalui kolaborasi lintas profesi tersebut, lebih dari 200 warga mendapatkan layanan kesehatan secara gratis.

Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan Undiknas menerjunkan tim dari berbagai program studi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh. Masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan dasar, termasuk pengecekan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat guna mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini.

Tak hanya itu, layanan konseling psikologi juga diberikan secara gratis untuk membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan mental, mendukung tumbuh kembang anak, serta meningkatkan kesejahteraan psikososial keluarga.

Di sisi lain, Program Studi Fisioterapi menghadirkan layanan terapi bagi warga yang membutuhkan penanganan pemulihan fungsi gerak dan peningkatan mobilitas fisik. Pelayanan ini mendapat respons positif, terutama dari warga yang mengalami keluhan muskuloskeletal maupun gangguan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Program Studi Farmasi memberikan pelayanan kefarmasian yang mencakup edukasi penggunaan obat secara aman, tepat, dan rasional. Edukasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengonsumsi obat, khususnya bagi penderita penyakit kronis atau mereka yang sedang menjalani terapi pengobatan jangka panjang.

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Undiknas menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan, tenaga medis, fasilitas kesehatan, dan organisasi profesi merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pelayanan yang humanis menjadi landasan utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Melalui bakti sosial kesehatan terpadu ini, YPK Bali dan Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan Undiknas berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan sinergi yang berkelanjutan, upaya peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di Bangli serta wilayah sekitarnya diharapkan dapat terus terwujud. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini