BerandaDaerahBupati Satria Kunjungi Lansia Sakit di Banjarangkan, Pastikan Bantuan Tepat Kebutuhan

Bupati Satria Kunjungi Lansia Sakit di Banjarangkan, Pastikan Bantuan Tepat Kebutuhan

Foto: Bupati Klungkung I Made Satria saat mengunjungi dua warga lanjut usia di Desa Sarimerta, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (12/5/2026).

Klungkung, KabarBaliSatu

I Made Satria turun langsung mengunjungi dua warga lanjut usia di Desa Sarimerta, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (12/5/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Bupati Satria menyerahkan bantuan sosial berupa beras, telur, dan susu kepada dua lansia yang tengah mengalami kondisi kesehatan serius.

Kedua warga tersebut adalah I Gusti Ngurah Ariyana (83) yang menderita diabetes hingga harus menjalani amputasi kaki, serta I Ketut Sini (72) yang mengalami kondisi kaki lemas hingga kesulitan berdiri normal.

Di sela kunjungan, Made Satria mengaku prihatin melihat kondisi warga yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya terkait fasilitas penunjang kesehatan dan kenyamanan hidup sehari-hari.

“Jadi pagi ini saya mengunjungi dua warga lansia yang menderita diabet hingga kakinya diamputasi dan satu lagi kakinya lemas sampai tidak bisa berdiri normal,” ujarnya.

Melihat kondisi salah satu lansia yang mengalami keterbatasan fisik, Bupati Satria langsung meminta Dinas Sosial untuk segera menindaklanjuti bantuan yang lebih sesuai kebutuhan, tidak hanya sebatas sembako.

Ia menginginkan agar bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, termasuk fasilitas tempat tidur dan kasur yang layak agar lansia tersebut dapat beristirahat dengan lebih nyaman.

“Saya sudah tugaskan Dinsos agar nantinya beliau bisa segera mendapatkan bantuan tempat tidur dan kasur supaya bisa tidur lebih baik dan nyaman,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Satria juga menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan pemerintah desa dalam mendata masyarakat miskin agar bantuan sosial tepat sasaran.

Ia meminta perbekel, kepala dusun, hingga OPD terkait bekerja lebih maksimal dalam memastikan tidak ada warga kurang mampu yang tercecer dari pendataan pemerintah.

“OPD dan pemerintah desa harus bersama-sama mendata warga KK miskin dengan sebaik-baiknya jangan sampai ada yang tercecer, sehingga kehadiran pemerintah untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan bisa terarah,” tegasnya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk memastikan bantuan sosial tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar hadir menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini