BerandaDaerahTMMD ke-128 Jadi Motor Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Desa di Karangasem

TMMD ke-128 Jadi Motor Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Desa di Karangasem

Foto: Wakil Bupati Karangasem, Guru Pandu saat mendampingi Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Sterad TNI AD yang dipimpin Kolonel Inf. I Nyoman Yudana Dewata Putra di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Selasa (12/5/2026).

Karangasem, KabarBaliSatu

Komitmen menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat terus dikawal di Kabupaten Karangasem. Pemerintah daerah bersama TNI memastikan setiap program yang dijalankan melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 berjalan tepat sasaran, berkualitas, dan memberi dampak nyata bagi warga desa.

Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Karangasem, Guru Pandu, bersama jajaran Forkopimca Rendang dan tokoh masyarakat menyambut kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Sterad TNI AD yang dipimpin Kolonel Inf. I Nyoman Yudana Dewata Putra di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Selasa (12/5/2026).

Kedatangan Tim Wasev dilakukan untuk mengevaluasi secara langsung progres pelaksanaan program TMMD ke-128, baik pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik yang tengah berlangsung di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wabup Guru Pandu menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Desa Pempatan yang memiliki kondisi geografis cukup menantang.

Menurutnya, potensi wilayah Pempatan sangat besar, namun masih dihadapkan pada persoalan infrastruktur dasar, akses air bersih, hingga layanan kesehatan masyarakat.

“Melalui kolaborasi erat antara TNI, pemerintah, dan partisipasi aktif masyarakat, kita ingin memastikan program TMMD benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Guru Pandu.

Kegiatan pengawasan diawali di Kantor Desa Pempatan dengan peninjauan layanan kesehatan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Wabup bersama Tim Wasev juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada balita dan ibu hamil sebagai bagian dari upaya menekan risiko stunting di wilayah pedesaan.

Usai pemaparan program di Pos Komando Taktis (Poskotis), rombongan langsung turun meninjau sejumlah proyek fisik yang menjadi bagian dari program TMMD.

Salah satu proyek utama yang mendapat perhatian adalah pengecoran jalan rabat beton di Dusun Kubakal sepanjang 1.450 meter dengan lebar tiga meter dan ketebalan 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.

Selain itu, tim juga meninjau pembangunan fasilitas MCK dan sarana olahraga berupa lapangan voli yang disiapkan untuk mendukung pola hidup sehat masyarakat desa.

Tak hanya pembangunan fasilitas umum, program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Dusun Putung turut menjadi fokus evaluasi. Tim memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai target agar warga segera dapat menempati rumah yang lebih layak dan aman.

Bagi Pemerintah Kabupaten Karangasem, pengawasan yang ketat menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan berkelanjutan.

Melalui program TMMD, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pelosok Karangasem. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini