Foto: Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata saat menghadiri gelaran Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Kabupaten Klungkung.
Klungkung, KabarBaliSatu
Semangat gotong royong dan dukungan terhadap pelaku UMKM lokal kembali mengemuka dalam gelaran Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali yang berlangsung di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Kabupaten Klungkung.
Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, hadir bersama jajaran TP PKK Kabupaten Karangasem dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Karangasem dalam kegiatan yang menjadi salah satu program unggulan TP PKK Provinsi Bali tersebut.
Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Ny. Mas Parwata bersama rombongan tampak aktif berbelanja berbagai produk UMKM lokal yang dipamerkan para pelaku usaha. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis produk lokal Bali.
Tak hanya berbelanja, rombongan TP PKK Kabupaten Karangasem juga mengikuti rangkaian seremoni kegiatan, termasuk penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat bersama Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali yang hadir dalam acara tersebut.
Kegiatan Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, serta Bupati dan Wakil Bupati Klungkung beserta jajaran pemerintah daerah.
Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali mengusung konsep “Berbelanja dan Berbagi”, yang memadukan penguatan ekonomi kerakyatan dengan aksi sosial kemasyarakatan. Program ini menjadi ruang promosi bagi UMKM lokal sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian sosial dan semangat saling membantu di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergilir di seluruh kabupaten/kota se-Bali sesuai agenda TP PKK Provinsi Bali. Untuk bulan ini, Kabupaten Klungkung mendapat giliran menjadi tuan rumah, sementara pelaksanaan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Buleleng.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Provinsi Bali berharap geliat UMKM lokal semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang telah lama menjadi identitas masyarakat Bali. (kbs)

