BerandaDaerahDemer Tekankan Empat Pilar Kebangsaan dan Pentingnya Gizi Ibu Hamil! 1.000 Hari...

Demer Tekankan Empat Pilar Kebangsaan dan Pentingnya Gizi Ibu Hamil! 1.000 Hari Pertama Kehidupan Pondasi Generasi Emas Indonesia

"Edukasi Awal Kehidupan: Persiapan Ibu, Persalinan Dengan Hypnobirthing, Hingga Nutrisi Anak" Disambut Antusias Ibu-Ibu

Foto: Suasana kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sekaligus “Edukasi Awal Kehidupan: Persiapan Ibu, Persalinan Dengan Hypnobirthing, Hingga Nutrisi Anak” di Demer House, Persada, Kerobokan, Kabupaten Badung, Minggu (1/3/2026).

Badung, KabarBaliSatu

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer, menegaskan pentingnya penguatan Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. Namun menurutnya, menjaga keutuhan bangsa tidak cukup hanya dengan wacana kebangsaan—dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan.

Hal itu disampaikan Demer saat menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sekaligus “Edukasi Awal Kehidupan: Persiapan Ibu, Persalinan Dengan Hypnobirthing, Hingga Nutrisi Anak” di Demer House, Persada, Kerobokan, Kabupaten Badung, Minggu (1/3/2026).

Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Demer selaku tuan rumah, Dokter IGAN Partiwi (Dokter Tiwi), dan Bidan Rara. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh ibu hamil, ibu menyusui, ibu muda, serta generasi muda. Peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar kesehatan ibu dan anak. Selain edukasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian doorprize dan sembako sebagai bentuk kepedulian sosial.

SDM Unggul, Kunci Jaga Kekayaan Bangsa

Dalam pemaparannya, Demer menekankan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat kaya, baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Letak geografis di garis khatulistiwa, menurutnya, menjadi anugerah besar bagi bangsa ini.

“Kita ini kaya. Alam kita berpihak kepada kita. Populasi kita besar, itu juga kekayaan. Tapi kalau tidak disiapkan dengan baik, tidak diperbaiki kualitasnya, percuma saja. Banyak tapi tidak berkualitas, sama saja dengan sedikit,” tegas wakil rakyat yang sudah lima periode mengabdi di DPR RI memperjuangkan kepentingan Bali itu.

Karena itu, Demer menaruh perhatian besar pada periode 1.000 hari pertama kehidupan—mulai dari masa kehamilan hingga bayi berusia dua tahun. Ia menyebut fase ini sebagai fondasi lahirnya generasi emas Indonesia.

“Dari ibu hamil sampai bayi menyusui itu harus benar-benar diperhatikan. Kalau tata kelola pemerintahan baik, sumber daya alam terjaga, dan generasi kita sehat serta kuat, masa depan Indonesia pasti lebih baik,” ujarnya.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali ini juga memastikan kegiatan serupa akan terus digelar di berbagai daerah di Bali, seperti Gianyar, Bangli, dan sejumlah kabupaten/kota lainnya.

“Ibu hamil jumlahnya banyak. Kami akan keliling Bali. Mudah-mudahan dengan ibu-ibu yang sehat, kita bisa wujudkan Bali yang gemilang ke depan,” tambahnya optimistis.

Hypnobirthing dan Pentingnya Gizi Seimbang

Salah satu narasumber, Dokter IGAN Partiwi yang akrab disapa Dokter Tiwi menyoroti pentingnya persiapan kehamilan sejak awal, termasuk melalui metode hypnobirthing. Ia menjelaskan bahwa ketenangan ibu selama masa kehamilan sangat berpengaruh terhadap proses persalinan dan menyusui.

“Seribu hari kehidupan itu harus disiapkan jauh sebelum kelahiran. Saat hamil, ibu harus tenang. Hypnobirthing membantu ibu merasa nyaman dan rileks,” jelasnya.

Menurutnya, proses menyusui akan jauh lebih lancar ketika ibu dalam kondisi rileks karena hormon yang berperan dalam produksi ASI bekerja optimal saat tubuh tenang. ASI, tegasnya, merupakan nutrisi utama bagi bayi sebelum memasuki fase MPASI.

Ia juga menekankan pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil, meliputi karbohidrat, protein, dan lemak baik. Salah satu yang kerap terabaikan di masyarakat adalah konsumsi protein hewani.

“Protein hewani tidak harus mahal. Tidak harus daging sapi. Telur, ikan lele, itu juga sumber protein hewani yang sangat baik untuk mencegah stunting dan bisa dijangkau semua lapisan masyarakat,” paparnya.

Dokter Tiwi mengapresiasi inisiatif Demer dalam menggelar kegiatan edukatif ini. Ia berharap program tersebut dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.

“Saya berharap ini bukan sekadar bagi-bagi sembako, tapi benar-benar menjadi edukasi yang membuat ibu dan keluarga muda paham arti penting nutrisi bagi ibu hamil dan anak,” ujarnya.

Kehamilan Harus Bahagia

Senada dengan itu, Bidan Rara menjelaskan bahwa hypnobirthing dapat membantu ibu menikmati proses kehamilan meski mengalami berbagai perubahan fisik, emosional, dan hormonal.

“Kehamilan itu harus dijalani dengan bahagia. Hypnobirthing bisa dimulai sejak awal kehamilan. Prinsipnya membuat ibu rileks, menerima kondisi tubuh dan bayinya, sehingga mendukung persalinan alami,” jelasnya.

Ia menambahkan, teknik relaksasi dalam hypnobirthing membantu tubuh tetap tenang sehingga proses persalinan dan menyusui berjalan lebih optimal.

Melalui kolaborasi edukasi kebangsaan dan kesehatan ibu-anak ini, Demer berharap penguatan Empat Pilar tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi diwujudkan melalui investasi nyata pada kualitas generasi penerus bangsa. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini