BerandaDaerahWorkshop Kemendag di Primakara University, Demer Ajak Generasi Muda Berani Berwirausaha dan...

Workshop Kemendag di Primakara University, Demer Ajak Generasi Muda Berani Berwirausaha dan Tembus Pasar Global di Era Digital

Foto: Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Bali, Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer, saat menjadi salah satu pembicara dalam workshop dan Knowledge Sharing tentang Perdagangan dan Ekspor di Primakara University, Denpasar, Selasa (3/11/2026).

Denpasar, KabarBaliSatu

Generasi muda harus mampu menangkap peluang di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital dan perdagangan global. Tidak cukup hanya menjadi penonton, anak muda dituntut berani berwirausaha, melahirkan inovasi, serta memiliki visi untuk membawa produk dan usaha lokal menembus pasar internasional.

Pesan tersebut disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Bali, Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer, saat menjadi salah satu pembicara dalam workshop dan Knowledge Sharing tentang Perdagangan dan Ekspor di Primakara University, Denpasar, Selasa (3/11/2026). Acara ini digelar atas sinergi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Jiwa Wirausaha Generasi Muda: Strategi Mahasiswa Dalam Belajar, Eksplorasi dan Inovasi di Era Ekonomi Digital dan Perdagangan Global” tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai kewirausahaan, perdagangan, serta peluang ekspor di tengah perubahan ekonomi dunia.

Dalam pemaparannya, Demer menegaskan bahwa materi yang dibawakan tidak hanya berfokus pada upaya menumbuhkan jumlah wirausaha muda, tetapi juga membangun mentalitas dan keberanian generasi muda untuk mengembangkan usaha hingga mampu bersaing di pasar global.

“Materi kita sebenarnya lebih banyak bagaimana menumbuhkan wirausaha muda, kemudian bagaimana menumbuhkan semangat untuk berwirausaha, kemudian bagaimana kita menghadapi go global,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI itu.

Menurut Demer, keberanian mengambil peluang harus diimbangi dengan kemampuan membaca perkembangan zaman, kreativitas, serta kesiapan menghadapi persaingan. Generasi muda perlu memiliki pola pikir terbuka dan tidak berhenti pada pasar domestik, tetapi mulai melihat potensi perdagangan internasional sebagai ruang pertumbuhan usaha.

Selain membahas kewirausahaan, Demer juga menyoroti kondisi perekonomian Indonesia yang dinilainya cukup stabil dan memiliki prospek pertumbuhan positif. Ia mengaitkan arah pembangunan ekonomi nasional dengan pendekatan sosial-demokrasi yang menurutnya mulai diterapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan, pendekatan tersebut menempatkan pertumbuhan ekonomi sebagai bagian dari pembangunan yang lebih luas. Pertumbuhan tidak semata-mata diukur melalui angka ekonomi, tetapi juga harus berjalan beriringan dengan pembangunan manusia, pembangunan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.

“Kita sudah mulai bergeser ini ke sosial-demokrasi. Pak Prabowo melakukan sosial-demokrasi. Sosial-demokrasi itu adalah pertumbuhan ekonomi harus dibarengi oleh human development, kemudian dibarengi oleh social development dan sustainability,” jelas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali itu.

Politisi senior Golkar asal Desa Desa Tahun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng itu kemudian mencontohkan sejumlah program pemerintah yang menurutnya mencerminkan pendekatan tersebut. Pada aspek human development, ia menyinggung program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperkuat pembangunan manusia melalui akses pendidikan.

Sementara itu, pada aspek social development, ia menyoroti pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat perekonomian masyarakat dan membangun kemandirian ekonomi dari tingkat akar rumput.

“Human development-nya dia lakukan sekarang itu ada Sekolah Rakyat. Kemudian social development, koperasi. Merah Putih itu social development,” ungkap wakil rakyat yang sudah lima periode berjuang di DPR RI itu.

Pengalaman Demer di dunia usaha, organisasi, dan legislatif menjadi bekal dalam menyampaikan pandangan mengenai tantangan serta peluang ekonomi kepada generasi muda. Ia merupakan anggota DPR RI lima periode, saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, serta pernah dipercaya memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali.

Melalui kegiatan tersebut, Demer mendorong mahasiswa Primakara University agar tidak hanya membekali diri dengan pengetahuan akademis, tetapi juga mengasah kemampuan praktis, memperluas jejaring, dan membangun keberanian untuk memulai usaha.

Di tengah terbukanya akses perdagangan digital dan pasar internasional, generasi muda memiliki peluang besar untuk menjadi pelaku ekonomi sekaligus pencipta lapangan kerja. Tantangannya adalah bagaimana mengubah pengetahuan, kreativitas, dan inovasi menjadi produk serta usaha yang memiliki daya saing global.

Berita Lainnya

Berita Terkini