Foto: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta didampingi Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa secara resmi membuka Karangasem Festival 2025 yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT ke-385 Kota Amlapura, Kabupaten Karangasem.
Karangasem, KabarBaliSatu
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, memberikan apresiasi penuh terhadap Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa (Gus Par-Guru Pandu) atas capaian serta program kerja strategis dalam 100 hari pertama pemerintahan mereka. Pujian ini disampaikan Giri Prasta saat membuka Karangasem Festival 2025 dan Pawai Budaya dalam rangka HUT ke-385 Kota Amlapura.
Dalam sambutannya, Giri Prasta menekankan pentingnya pembangunan daerah yang tidak mengabaikan akar budaya Bali. Menurutnya, kemajuan fisik harus berjalan seiring dengan pelestarian jati diri dan nilai-nilai luhur masyarakat Bali.
“Semoga Gus Par dan Guru Pandu dapat terus memajukan Karangasem dengan tetap menjaga kekayaan budaya Bali yang kita banggakan,” ujar Giri Prasta dengan penuh harap.
Puncak acara pembukaan Karangasem Festival ditandai dengan pemukulan tambur, gong, dan ketongan oleh Giri Prasta bersama Bupati Parwata dan Wabup Pandu, yang kemudian disusul oleh Parade Budaya yang memukau ribuan pasang mata.
Di tengah semarak festival, Giri Prasta juga menyerukan pentingnya penggunaan bahasa Bali dalam keseharian. Ia menegaskan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga identitas yang harus dilestarikan, apalagi dalam konteks modernisasi yang kian cepat.
Salah satu sorotan Giri Prasta adalah Tari Pendet, tarian sakral yang sempat diklaim oleh negara lain. Ia menekankan bahwa Karangasem menjadi salah satu wilayah yang masih setia menjaga kelestarian tarian tersebut. Baginya, ini adalah bukti nyata bahwa budaya Bali tetap hidup dan relevan.
“Kita ingin Karangasem maju, tapi jangan sampai kemajuan itu menghilangkan jati diri kita sebagai masyarakat Bali,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, memaparkan secara terbuka hasil kerja 100 hari pertama pemerintahannya. Di hadapan masyarakat dan Wakil Gubernur, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat sebagai kunci percepatan pembangunan.
Parwata menegaskan bahwa arah pembangunan Karangasem akan difokuskan pada dua pilar utama: peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penguatan sektor pariwisata berbasis budaya.
“Melalui sinergitas dan kerja sama yang baik, saya optimis bahwa Karangasem dapat mencapai kemajuan yang signifikan dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam pembangunan yang berkelanjutan,” tandas Parwata.
Karangasem Festival 2025 dan peringatan HUT ke-385 Kota Amlapura bukan sekadar perayaan seremonial. Lebih dari itu, keduanya menjadi panggung politik-kultural yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga identitas Bali sembari mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (kbs)

