BerandaDaerahWabup Tjok Surya Hadiri Puncak Karya di Pura Ayu Taman Sari, Tegaskan...

Wabup Tjok Surya Hadiri Puncak Karya di Pura Ayu Taman Sari, Tegaskan Komitmen Pemkab Klungkung Jaga Adat dan Budaya

Foto: Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, saat menghadiri puncak upacara Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Mupuk Pedagingan lan Puja Wali, di Pura Ayu Taman Sari, Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Selasa (22/7/2025).

Klungkung, KabarBaliSatu

Suasana khidmat dan penuh taksu menyelimuti Pura Ayu Taman Sari, Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Selasa (22/7/2025), saat digelar puncak upacara Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Mupuk Pedagingan lan Puja Wali. Upacara suci yang telah berlangsung sejak 15 Juni 2025 ini mencapai puncaknya bertepatan dengan Anggara Kliwon Prangbakat.

Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, hadir langsung dalam puncak karya tersebut. Kedatangan Wabup Tjok Surya disambut hangat oleh prajuru adat, tokoh masyarakat, serta para pengempon Pura Ayu Taman Sari. Dalam suasana penuh kekeluargaan dan spiritualitas, Wabup Tjok Surya menghaturkan sembah bhakti sekaligus menyerahkan punia sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian adat dan budaya. Punia tersebut diterima langsung oleh I Nengah Sudiana selaku pengempon pura.

Rangkaian puncak karya meliputi prosesi Mlaspas, Mendem Pedagingan, dan Mecaru sebagai inti dari penyucian dan penyelarasan unsur niskala yang dipercaya memperkuat keberadaan pura dan seluruh pengemponnya. Upacara ini menjadi bagian penting dari siklus keagamaan umat Hindu Bali yang sarat makna spiritual dan sosial.

Dalam sambutannya, Wabup Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan apresiasi tinggi kepada krama dan panitia karya yang telah dengan tulus ngayah dan menjaga warisan leluhur dengan penuh tanggung jawab.

“Saya sangat mengapresiasi semangat ngayah masyarakat Desa Dawan Kaler. Ini membuktikan bahwa nilai-nilai adat, agama, dan budaya tetap dijaga dengan baik. Pemerintah Kabupaten Klungkung akan terus mendukung kegiatan keagamaan seperti ini sebagai bentuk komitmen kami terhadap pelestarian budaya Bali,” ujar Wabup Tjok Surya.

Ia juga menambahkan bahwa pura bukan sekadar tempat suci, tetapi juga pusat peradaban yang memperkuat identitas masyarakat Bali. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan desa adat harus terus diperkuat demi menjaga kesucian dan keberlangsungan upacara-upacara keagamaan.

Upacara ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, namun juga sarana mempererat rasa kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan antar warga. Ratusan krama hadir dalam upacara tersebut dengan penuh antusias dan ketulusan hati, memperlihatkan wajah Bali yang sarat nilai, penuh dedikasi terhadap dharma dan tradisi.

Dengan terselenggaranya puncak karya ini, Pura Ayu Taman Sari kini telah mengalami penyucian ulang dan penguatan spiritual, siap menjadi pusat pemujaan yang lebih sakral dan berwibawa bagi masyarakat Desa Dawan Kaler dan sekitarnya. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini