BerandaDaerahTinjau Docking KMP Nusa Jaya Abadi di Surabaya, Bupati Satria Targetkan Beli...

Tinjau Docking KMP Nusa Jaya Abadi di Surabaya, Bupati Satria Targetkan Beli Kapal Baru pada 2028

Pemkab Klungkung Kucurkan Rp3,6 Miliar untuk Percepat Pemeliharaan Usai Insiden Kebocoran Kapal Vital Nusa Penida

Foto: Bupati Satria didampingi Wabup Tjok Surya meninjau langsung pelaksanaan docking KMP Nusa Jaya Abadi di galangan kapal PT. Dewa Ruci Agung, Surabaya, Senin (24/8/2026). 

Surabaya, KabarBaliSatu

Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, meninjau langsung pelaksanaan docking KMP Nusa Jaya Abadi di galangan kapal PT. Dewa Ruci Agung, Surabaya, Senin (24/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan sekaligus memastikan proses pemeliharaan kapal penyeberangan utama masyarakat Nusa Penida tersebut berjalan lancar.

Bupati Satria menegaskan pentingnya pengawasan langsung agar pengerjaan perbaikan kapal dapat rampung tepat waktu tanpa mengesampingkan standar kualitas. Keberadaan KMP Nusa Jaya Abadi dinilai sangat vital bagi konektivitas wilayah kepulauan di Kabupaten Klungkung.

“Kami datang untuk melihat langsung proses docking dan memastikan pengerjaannya berjalan tepat waktu, tetapi yang paling penting kualitasnya tetap terjaga. Kapal ini sangat vital bagi masyarakat Nusa Penida karena menjadi salah satu sarana utama untuk pengiriman logistik, seperti sembako dan berbagai kebutuhan material,” ujar Bupati Satria.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Satria juga mengungkapkan rencana jangka panjang Pemkab Klungkung terkait peningkatan armadanya. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penerimaan daerah demi menunjang fasilitas publik.

“Kami juga memiliki target meningkatkan PAD sehingga pada tahun 2028 nanti, pemerintah daerah bisa membeli kapal baru. Tentunya kapal tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pelabuhan yang ada saat ini,” jelasnya.

Pelaksanaan docking kapal jenis Roll-on/Roll-off (Roro) ini sedianya dijadwalkan pada September 2026. Namun, akibat insiden kebocoran yang dialami KMP Nusa Jaya Abadi pada Kamis (30/7/2026), pihak operator memutuskan menghentikan sementara operasional kapal perintis tersebut demi keselamatan. Jadwal perbaikan pun akhirnya dimajukan ke Agustus 2026.

Untuk menanggulangi biaya pemeliharaan dan perbaikan rutin (docking) armada tersebut, Pemerintah Kabupaten Klungkung telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,6 miliar.

Selama KMP Nusa Jaya Abadi menjalani perbaikan di Surabaya, mobilitas penyeberangan serta distribusi logistik menuju Nusa Penida dialihkan sementara menggunakan kapal jenis Landing Craft Transport (LCT). (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini