Foto: Bupati Satria saat menemani Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Sabtu (3/10/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Upaya Kabupaten Klungkung membangun sistem pengelolaan sampah yang mandiri mulai mendapat perhatian pemerintah pusat. Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, menjadi salah satu titik yang disorot setelah Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja, Sabtu (3/10/2026).
Menteri Jumhur Hidayat datang untuk melihat langsung kesiapan sekaligus inovasi yang dikembangkan Pemkab Klungkung dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Dalam kunjungannya, Menteri Lingkungan Hidup memberikan apresiasi terhadap langkah progresif Pemkab Klungkung yang mengembangkan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular (circular economy). Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak ketiga dalam mengoperasikan teknologi pengolahan sampah menjadi terobosan yang patut dikembangkan.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah.
“Jadi, saya sangat mengapresiasi langkah positif yang telah dilakukan Pemkab Klungkung dalam menangani sampah dengan teknologi pirolisis. Upaya ini sungguh luar biasa; semoga ke depannya berhasil dan tentunya terus berkelanjutan,” ujar Menteri Jumhur Hidayat.
Ia bahkan membuka peluang agar model pengelolaan sampah yang diterapkan di TOSS Center Kusamba dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia apabila mampu menunjukkan hasil yang optimal.
“Jika pengelolaan teknologi pirolisis ini berhasil, saya akan duplikasikan ke daerah-daerah lainnya. Mungkin tidak hanya di Bali, tetapi kabupaten dan provinsi lain juga dapat memanfaatkan model pengelolaan sampah ini secara maksimal,” katanya.
Bagi Pemkab Klungkung, perhatian pemerintah pusat tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis teknologi. Bupati Klungkung I Made Satria menyambut hangat kunjungan Menteri Lingkungan Hidup sekaligus menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung pemerintah pusat terhadap inovasi pengelolaan sampah di daerahnya.
Bupati Satria menegaskan, pengembangan teknologi pirolisis di TOSS Center Kusamba merupakan bagian dari komitmen Pemkab Klungkung untuk menghadirkan solusi jangka panjang terhadap persoalan sampah dan lingkungan.
“Kami di jajaran Pemerintah Kabupaten Klungkung merasa sangat bangga dan berterima kasih atas kunjungan serta perhatian langsung Bapak Menteri Lingkungan Hidup ke TOSS Center Kusamba. Penanganan sampah bukan lagi sekadar tantangan daerah, melainkan tanggung jawab bersama demi kelestarian masa depan,” ujar Satria.
Menurutnya, pengembangan dan optimalisasi teknologi pirolisis tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan pemerintah pusat tetap dibutuhkan, baik dalam bentuk kebijakan, penguatan kapasitas sumber daya, maupun fasilitasi sarana dan prasarana pendukung.
Karena itu, Bupati Satria berharap kunjungan Menteri Lingkungan Hidup ke Klungkung menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif.
“Melalui momentum kunjungan ini, kami berharap Bapak Menteri dapat terus memberikan bimbingan dan intervensi pusat, sehingga pengelolaan sampah di Klungkung benar-benar berjalan maksimal, mandiri, dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia,” pungkasnya. (kbs)

