BerandaPendidikanTak Sendiri Menatap Masa Depan, Anak Yatim Yang Diasuh Kakek Nenek di...

Tak Sendiri Menatap Masa Depan, Anak Yatim Yang Diasuh Kakek Nenek di Bangli Terima Bantuan Pendidikan Pemprov Bali

Foto: Pemprov Bali menyerahkan bantuan pendidikan untuk I Made Pasek Esa Putra (18), seorang anak yatim asal Banjar Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli

Denpasar, KabarBaliSatu

Pemerintah Provinsi Bali kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Melalui program Pemprov Bali Hadir, bantuan pendidikan senilai Rp10 juta disalurkan kepada I Made Pasek Esa Putra (18), seorang anak yatim asal Banjar Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Selasa (30/12/2025) pagi.

Pasek merupakan anak bungsu dari dua bersaudara yang kini hidup dalam asuhan kakek dan neneknya, Nyoman Gedir dan Ketut Rembyok. Ayah Pasek telah meninggal dunia, sementara sang ibu berpisah dengan ayahnya sejak Pasek masih kecil. Kakaknya sudah berkeluarga, sehingga Pasek sepenuhnya bergantung pada kasih dan perhatian kakek-neneknya.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Permukiman dan Sarana Prasarana Wilayah, Tjok Bagus Pemayun, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Bali, Ida Ayu Ketut Anggraini.

Dalam sambutannya, Tjok Bagus Pemayun menegaskan bahwa bantuan pendidikan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Bali terhadap anak-anak yang berada dalam kondisi rentan, agar tetap memiliki akses yang layak terhadap pendidikan.
Ia juga memberikan motivasi kepada Pasek untuk terus bersemangat menempuh pendidikan.

Saat ini, Pasek tercatat sebagai siswa kelas I SMA. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat membantu Pasek fokus belajar dan menyelesaikan pendidikannya dengan baik.

“Sekarang fokus dulu belajar sampai lulus. Kalau nanti ingin melanjutkan kuliah, Pasek bisa memanfaatkan program Satu Keluarga Satu Sarjana dari Pemprov Bali. Seluruh biaya pendidikannya akan ditanggung pemerintah,” ujar Tjok Bagus Pemayun.

Pada kesempatan tersebut, Pasek hadir didampingi sang kakek. Sementara nenek Pasek berhalangan hadir karena tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Turut menyaksikan penyerahan bantuan itu Perbekel Desa Abuan, I Wayan Widnyana, serta Kepala Dusun Sala, I Made Sikin Adnyana. Pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Bali yang dinilai sangat membantu meringankan beban keluarga Pasek.

Melalui program Pemprov Bali Hadir, Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya memastikan tidak ada anak Bali yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini