BerandaDaerahStok BBM Bali Dipastikan Aman 12 Hari ke Depan, Gubernur Koster Tegaskan...

Stok BBM Bali Dipastikan Aman 12 Hari ke Depan, Gubernur Koster Tegaskan Citra Pariwisata Bali Harus Dijaga Bersama

Pasokan Pertalite dan Pertamax Melimpah, Pemprov Bali Perketat Pengawasan Distribusi Bersama Pertamina

Foto: Gubernur Koster bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadali saat konferensi pers di Fuel Terminal Sanggaran, Senin (19/10). 

Denpasar, KabarBaliSatu

Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali dipastikan berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 12 hari ke depan. Kepastian ini didapat menyusul koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Bali, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Pertamina pascadistribusi sempat terganggu dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam rapat tertutup bersama Gubernur Bali Wayan Koster di Fuel Terminal Sanggaran, Denpasar, Senin (19/10) siang, ketersediaan stok BBM saat ini tercatat mencapai 30.000 kiloliter (KL) Pertalite dan 10.000 KL Pertamax.

Gubernur Bali Wayan Koster mengingatkan bahwa kepastian pasokan energi di Bali memiliki dampak luas terhadap reputasi daerah di mata internasional. Menurutnya, gangguan sekecil apa pun pada pelayanan publik dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan dan citra pariwisata daerah. Gubernur Koster mengajak semua pihak bersama-sama menjaga citra pariwisata Bali.

“Bali merupakan destinasi pusat utama dunia, menjadi perhatian negara-negara luar. Jadi, apa yang terjadi di Bali ini menjadi sorotan besar. Sesuatu yang terjadi di Bali itu langsung mendunia,” tegas Koster saat konferensi pers.

Untuk mempertahankan ketahanan stok dan menjaga pelayanan di SPBU tetap kondusif, Pemprov Bali bersama Pertamina serta dukungan TNI dan Polri memperpanjang skema nomor polisi ganjil-genap untuk pengisian BBM bersubsidi dari Selasa (20/10) hingga Jumat (23/10). Aturan ini melengkapi langkah antisipatif sebelumnya seperti penyesuaian WFH ASN dan pembelajaran daring.

Koster menyatakan bahwa sejak akhir pekan hingga Senin, kondisi pelayanan di SPBU telah berangsur membaik. Antrean kendaraan dilaporkan mulai terurai, bahkan tidak lagi terlihat di sejumlah lokasi.

Gubernur Koster mengapresiasi kolaborasi lintas instansi dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara suasana aman dan produktif. Pemprov Bali memastikan akan terus membantu pengawasan distribusi agar stabilitas pasokan BBM terjaga penuh dan antrean panjang tidak terulang kembali. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini