BerandaTop NewsSeribu PMI Bali Dilepas ke Bulgaria! Pemerintah Tekankan Skill, Keamanan, dan Jalur...

Seribu PMI Bali Dilepas ke Bulgaria! Pemerintah Tekankan Skill, Keamanan, dan Jalur Resmi

Royal Bali College Kirimkan 500 Talenta Terbaik Siap Bersaing di Industri Hospitality Global

Foto: Suasana acara pelepasan 1.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) menuju Bulgaria di Prama Sanur Beach Bali Hotel, Sanur, Kamis (2/4/2026). 

Denpasar, KabarBaliSatu

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) bersama Pemerintah Provinsi Bali resmi melepas 1.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) menuju Bulgaria. Pelepasan berlangsung di Prama Sanur Beach Bali Hotel, Sanur, Kamis (2/4/2026), menjadi momentum penting dalam memperluas peluang kerja luar negeri berbasis kompetensi.

Acara ini dihadiri langsung Menteri P2MI Drs. H. Mukhtarudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan yang mewakili Gubernur Bali Wayan Koster, Anggota Komisi VI DPR RI dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih, CEO ISS Management Alit Budi Sastrawan, serta para calon PMI.

Pelepasan PMI Bali ini diselenggarakan melalui kolaborasi beberapa perusahaan penempatan pekerja migran yang tergabung dalam konsorsium penyelenggara di antaranya Perusahan Opus Recruitment SRL, PT Las Olas Indonesia, PT Sarimadu Jayanusa, dan PT Indo Samudra Service Management.

Istimewanya Royal Bali College (RBC) sebagai salah kampus vokasi perhotelan dan kapal pesiar terkemuka di Gianyar, Bali menyumbangkan 500 orang PMI Bali dari total 1.000 orang PMI Bali yang diberangkatkan ke Bulgaria.

Sebelum pelepasan terlebih dahulu dilakukan pemutaran vidio para PMI asal Bali yang sudah berkesempatan bekerja di Bulgaria.

Pemberangkatan PMI secara bertahap mulai April 2026 telah mencapai seribu lebih. Pemberangkatan PMI itu setelah seluruh proses administrasi, termasuk work permit dan visa kerja, selesai diproses. Pelepasan 1.000 PMI sektor hospitality ke Bulgaria yang digelar di Denpasar menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong penempatan tenaga kerja luar negeri secara prosedural sekaligus menekan angka pengangguran di Bali.

Direktur Integrated Facility Services, Alit Budi Sastrawan mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di Bulgaria, khususnya sektor perhotelan, terus meningkat. Dari total ribuan tenaga kerja yang disiapkan, mayoritas PMI berasal dari Bali, dengan sebagian besar merupakan lulusan lembaga pendidikan vokasi seperti Royal Bali College.

Pihaknya mengirim sekitar 500 PMI ke Bulgaria dari total sekitar 1.300 PMI asal Bali yang diberangkatkan melalui beberapa perusahaan dalam satu konsorsium penempatan tenaga kerja.

“Dari Bali total sekitar 1.300 orang, dari konsorsium perusahaan seperti Lasolas dan SMJ sekitar 1.800 orang, dan total dari seluruh Indonesia sekitar 2.300 orang. Khusus dari perusahaan kami sekitar 500 orang,” jelas Alit Sastrawan.

Baginya, hal ini menunjukkan penempatan PMI ke luar negeri, khususnya sektor hospitality, mulai terintegrasi dengan pendidikan vokasi pariwisata di Bali.

“Hotel-hotel di Bulgaria membutuhkan berbagai posisi, mulai dari manajemen hingga level operasional seperti kitchen dan public area. Kualitas PMI kita sudah memenuhi standar,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses administrasi seperti work permit dan visa kini semakin cepat berkat dukungan pemerintah dan perwakilan Bulgaria.

Rencananya, para PMI tersebut akan mulai diberangkatkan secara bertahap sepanjang April 2026.

Dari sisi kualitas, sambung Alit Sastrawan, para PMI yang diberangkatkan dinilai sudah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan pemerintah dan sebagian besar sudah memiliki pengalaman kerja di sektor pariwisata dan hospitality.

Sementara itu Menteri Mukhtarudin dalam sambutannya menegaskan bahwa penempatan PMI ke luar negeri tidak dilakukan secara sembarangan. Bulgaria dipilih sebagai negara tujuan karena dinilai aman, memiliki jaminan sosial yang baik, serta menawarkan penghasilan yang kompetitif.

“Penempatan harus ke negara yang aman, bukan negara konflik. Jaminan sosialnya harus jelas, gajinya layak, dan perlindungannya baik. Bulgaria memenuhi kriteria itu,” tegasnya.

Ia juga menekankan perubahan paradigma dalam pengiriman tenaga kerja Indonesia. Jika sebelumnya didominasi tenaga kerja non-skill, kini pemerintah fokus pada pengiriman pekerja terampil dan profesional.

“Kita dorong pekerja migran yang memiliki kompetensi. Ini bagian dari upaya meningkatkan daya saing Indonesia di pasar kerja global,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mukhtarudin mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja non-prosedural yang berisiko tinggi. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan jalur resmi melalui perusahaan penyalur (P3MI), lembaga pelatihan, serta perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Bekerjalah secara prosedural. Migran aman, rakyat sejahtera, Indonesia maju,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan mewakil Gubernur Bali Wayan Koster menyebut pelepasan ini sebagai momentum harapan bagi para PMI untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Ini bukan sekadar pelepasan, tetapi langkah awal untuk meraih masa depan yang lebih baik, khususnya di sektor hospitality,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan vokasi, dan perusahaan penyalur terus diperkuat guna meningkatkan kualitas dan kesiapan calon PMI. Namun, ia juga mengakui masih adanya kasus keberangkatan non-prosedural yang menjadi tantangan bersama.

“Kami masih menerima laporan masyarakat yang tergiur iming-iming kerja tanpa prosedur. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tegasnya.

Kepada para PMI, Setiawan berpesan agar menjaga integritas dan nama baik Indonesia di kancah internasional.

“Anda bukan hanya pekerja, tetapi juga duta bangsa. Tunjukkan disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab,” pesannya.

Pelepasan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong penempatan PMI yang aman, terampil, dan berdaya saing global, sekaligus membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui peluang kerja di luar negeri. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini