Foto: Jajaran Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali menyampaikan belangsungkawa atas berpulangnya Ketua DPD II Partai Golkar Bangli, I Gusti Made Winuntara.
Denpasar, KabarBaliSatu
Kepergian Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangli, I Gusti Made Winuntara, dalam usia 74 tahun, meninggalkan kekosongan pucuk pimpinan di tubuh Golkar Bangli. Untuk menjaga kesinambungan roda organisasi, DPD Partai Golkar Provinsi Bali kini bersiap menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Bangli.
Penunjukan Plt ini menjadi langkah strategis sesuai mekanisme internal partai beringin. Kewenangan sepenuhnya berada di tangan DPD I Golkar Bali, sebagai struktur satu tingkat di atas DPD II. Namun, penunjukan tak bisa dilakukan sembarangan, sosok Plt harus berasal dari kader aktif Golkar Bali yang kini duduk di jajaran pengurus harian DPD Provinsi Bali dan haruslah berasal dari Bangli.
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara, menjelaskan bahwa proses penunjukan akan dimulai setelah masa duka rampung.
“Secara organisasi, memang harus segera ditunjuk Plt. Tapi kami menghormati masa berkabung. Setelah tiga hari pelaksanaan upacara pelabonan almarhum Bapak Winuntara, kami akan menggelar rapat di DPD I untuk membahas nama calon Plt,” ujarnya dalam keterangan pers di Sekretariat Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali pada Kamis 3 Juli 2025 mendampingi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry.
Dewa Suamba Negara juga menegaskan bahwa Plt yang ditunjuk akan mengemban tiga tugas utama. Pertama, menjalankan kepemimpinan dan organisasi partai hingga musyawarah daerah (Musda) digelar dan ketua definitif terpilih. Kedua, mempersiapkan pelaksanaan Musda di Kabupaten Bangli, yang jadwalnya telah ditetapkan oleh DPP Golkar. Ketiga, berkoordinasi secara intensif dengan jajaran Pimpinan Kecamatan (PK) guna memastikan kegiatan harian partai di DPD II Bangli tetap berjalan lancar.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry juga menegaskan kewenangan menunjuk Plt Ketua DPD II Golkar Bangli ada di DPD Golkar Bali yang satu tingkat berada di atasnya. “Karena ini kabupaten, jadi Plt itu ditetapkan melalui provinsi. SK-nya dari Golkad Provinsi yang ditunjuk biasanya adalah pengurus provinsi yang berasal dari wilayah kabupaten tersebut. Kecuali tidak ada pengurus provinsi dari wilayah itu ya bisa dari wilayah lain,” ungkap Sugawa Korry.
Dengan langkah ini, Golkar ingin memastikan bahwa meski ditinggal sosok pemimpin yang berpengaruh, semangat dan struktur organisasi tetap solid, menatap agenda-agenda politik ke depan dengan kesiapan penuh.
Di sisi lain Sugawa Korry mengakui loyalitas Winuntara sangat layak dijadikan panutan dan teladan oleh seluruh kader Golkar di Bali khususnya juga para kader muda. “Jadi beliau adalah sosok kader yang konsisten untuk membela dan memperjuangkan Golkar, mulai zaman Orde Baru, zaman reformasi sampai zaman kekinian,” ungkap Sugawa.
Di samping konsisten membela dan berjuang untuk Golkar, Winuntara sudah sangat teruji sebagai sosok yang taat dalam menjalankan aturan-aturan organisasi Golkar. “Beliau adalah kader senior yang penuh dedikasi, loyal, tulus, lurus dan taat menjalankan mekanisme organisasi,” puji Sugawa Korry didampingi sejumlah pengurus harian DPD Golkar Bali seperti Bendahara Komang Takuaki Banuartha, Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewa Made Suamba Negara, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Komang Suarsana, Ketua AMPG Bali Ketut Nesa dan pengurus lainnya.
“Kemudian beliau juga taat di dalam membina hubungan kekerabatan dengan sesama anggota partai maupun masyarakat luas,” tambah politisi senior Golkar asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng itu.
Sugawa Korry juga mengenang perjuangan bersar Winuntara di Pilkada Bangli 2024 lalu dengan maju sebagai Calon Wakil Bupati Bangli dari Partai Golkar dan Demokrat bersading dengan Calon Bupati Bangli Raden Cahyo Adhi Nugroho. Dikenal sebagai “Paket Santuy”, sayangnya mereka belum berhasil mengalahkan pasangan incumbent, Sedana Arta–Wayan Diar dari PDI Perjuangan.
“Kami sangat apresiasi perjuangan beliau saat menjadi Calon Wakil Bupati Bangli. Dan memang sudah komitmen kami untuk mendukung kader-kader kami yang memang siap untuk maju di Pilkada. Jadi kami lebih memilih untuk mendukung siapapun kader-kader Golkar yang siap maju,” terang Sugawa Korry yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bali. (kbs)

