Foto: Wakil Bupati Karangasem yang juga Ketua Umum KONI Kabupaten Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa saat memimpin rapat koordinasi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karangasem, Senin (12/10/2026).
Karangasem, KabarBaliSatu
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karangasem mulai mematangkan berbagai agenda strategis untuk memperkuat pembinaan dan prestasi olahraga daerah. Persiapan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 2026 hingga pemetaan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 menjadi fokus pembahasan pengurus.
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa atau yang akrab disapa Guru Pandu, selaku Ketua Umum KONI Kabupaten Karangasem, memimpin rapat koordinasi pengurus pada Senin (12/10/2026). Rapat tersebut membahas kesiapan anggaran, pelaksanaan kompetisi, serta langkah pembinaan atlet untuk menghadapi agenda olahraga mendatang.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah rancangan usulan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dalam APBD Perubahan 2026. Para pengurus menyepakati rancangan usulan tersebut sebagai bagian dari upaya menyiapkan dukungan anggaran bagi kegiatan olahraga di Kabupaten Karangasem.
Dukungan anggaran direncanakan diprioritaskan untuk pelaksanaan Kejurkab 2026 oleh cabang olahraga yang telah siap menyelenggarakan kompetisi. Langkah ini diharapkan dapat membuka ruang bagi atlet untuk menguji kemampuan, meningkatkan jam terbang bertanding, sekaligus mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan selama ini.
Kejurkab juga menjadi bagian penting dalam membangun fondasi prestasi olahraga daerah. Melalui kompetisi yang terarah, potensi atlet dapat dipetakan lebih awal sehingga proses pembinaan berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing cabang olahraga.
Selain mempersiapkan agenda kompetisi tahun ini, rapat turut membahas kesiapan Karangasem menghadapi Porprov Bali 2027. Pengurus KONI telah menerima laporan verifikasi awal data atlet sebagai langkah awal untuk memetakan potensi dan kekuatan kontingen Karangasem.
Pendataan tersebut menjadi bagian penting dalam menyusun strategi pembinaan. Dengan informasi atlet yang terverifikasi, KONI diharapkan dapat memiliki gambaran lebih jelas mengenai potensi yang dimiliki, kebutuhan pembinaan, serta kesiapan menghadapi persaingan dengan kabupaten dan kota lain di Bali.
Rapat koordinasi juga membahas rencana pengalihan pengelolaan seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi melalui pembahasan bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karangasem.
Dalam pembahasan tersebut, pengurus sepakat untuk merumuskan pola dan sistem seleksi yang dinilai paling tepat agar proses penjaringan atlet pelajar dapat berjalan optimal dan transparan. Meski demikian, rencana pengalihan pengelolaan seleksi tersebut masih berada dalam tahap pembahasan.
Berbagai langkah persiapan ini menunjukkan pentingnya koordinasi antara KONI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan olahraga dalam membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan.
Dengan perencanaan anggaran yang terarah, pelaksanaan kompetisi yang terukur, serta pendataan atlet sejak dini, Karangasem diharapkan mampu mempersiapkan kontingen secara lebih matang untuk menghadapi Porprov Bali 2027 sekaligus memperkuat fondasi prestasi olahraga daerah. (kbs)

