BerandaDaerahKetum Oesman Sapta Instruksikan Konsolidasi Total, Gde Wirajaya Wisna: Hanura Bali Siap...

Ketum Oesman Sapta Instruksikan Konsolidasi Total, Gde Wirajaya Wisna: Hanura Bali Siap Tancap Gas Menuju 2029

Foto: Ketua DPD Hanura Bali, Gde Wirajaya Wisna, S.E., S.Kom.

Denpasar, KabarBaliSatu

Ketua DPD Hanura Bali, Gde Wirajaya Wisna, S.E., S.Kom., menegaskan bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) serentak sembilan kabupaten/kota di Bali digelar sebagai tindak lanjut langsung dari arahan Ketua Umum Partai Hanura, Dr. Oesman Sapta. Menurutnya, Ketum menekankan pentingnya konsolidasi organisasi yang solid, evaluasi menyeluruh, serta penguatan kerja politik yang berorientasi pada kedekatan dengan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Wirajaya Wisna di sela-sela Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Hanura se-Bali yang mengusung tema Nangun Sat Kerthi Loka Bali: “Daerah Berdaya Indonesia Sejahtera” di Inna Bali Heritage Hotel, Jalan Veteran, Denpasar, pada Jumat, 21 November 2025.

Wirajaya Wisna mengungkapkan, dalam arahannya, Ketum meminta seluruh pengurus dan kader di Bali untuk bekerja lebih terpadu, menjaga integritas, dan menjadikan Hanura sebagai saluran gagasan yang membantu pemerintah daerah. Prinsip “Daerah berdaya, Indonesia sejahtera” ditegaskan kembali sebagai pedoman kerja seluruh struktur, termasuk para ketua DPC yang ditetapkan melalui Muscab kali ini.

Wirajaya Wisna menjelaskan bahwa Muscab tidak hanya menetapkan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum evaluasi guna mempersiapkan langkah politik menuju Pemilu 2029. Hal ini selaras dengan instruksi Ketum agar seluruh daerah melakukan konsolidasi program kerja secara sistematis dan terukur sesuai timeline politik nasional.

Ia juga menegaskan bahwa Ketum memberi perhatian besar pada regenerasi politik di Hanura. Karena itu, komposisi kepengurusan di Bali mulai memperlihatkan kombinasi kader senior dan generasi baru yang lebih energik, berasal dari berbagai disiplin ilmu dan profesi. Keterlibatan kader muda juga sejalan dengan dorongan Ketum agar partai tetap adaptif, relevan, dan mampu menjawab aspirasi masyarakat lintas usia.

Menurut Wirajaya Wisna, semua pesan Ketum tersebut akan menjadi dasar kerja politik Hanura Bali. Mulai dari penguatan struktur di akar rumput, pendampingan kader terpilih, hingga penegasan bahwa politik Hanura harus selalu mengedepankan hati nurani rakyat. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini