Foto: Bupati Klungkung I Made Satria bersama Direktur Utama PT Bali Penida Jaya Ivan Sindoro dalam agenda Business & Partnership Matching, bagian dari rangkaian Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Garuda Room 5AB, Lantai 1 ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (28/8/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Kabupaten Klungkung terus membuka peluang investasi untuk mempercepat pengembangan sektor pariwisata, khususnya di kawasan kepulauan Nusa Penida. Salah satu investasi yang kini disiapkan mencapai sekitar Rp250 miliar melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Klungkung dengan PT Bali Penida Jaya.
Kerja sama tersebut diteken Bupati Klungkung I Made Satria bersama Direktur Utama PT Bali Penida Jaya Ivan Sindoro dalam agenda Business & Partnership Matching, bagian dari rangkaian Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Garuda Room 5AB, Lantai 1 ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (28/8/2026).
Forum tersebut menjadi ajang pertemuan pemerintah daerah dengan calon pembeli, investor, distributor, pelaku industri, hingga lembaga pendukung bisnis. Pertemuan diarahkan untuk membuka peluang kerja sama perdagangan, investasi, sekaligus kemitraan jangka panjang.
Bagi Pemkab Klungkung, forum ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menarik minat investor agar menanamkan modal di berbagai sektor strategis.
Bupati Satria menyambut positif pelaksanaan Business & Partnership Matching. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk membangun kolaborasi dengan daerah lain maupun investor.
“Program ini sangat luar biasa dan kami berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan. Melalui kegiatan ini kita bisa berkolaborasi dengan daerah-daerah lain maupun investor, sekaligus memperkenalkan potensi daerah kita agar semakin dikenal dan membuka peluang investasi,” ujar Satria.
Investasi Rp250 Miliar untuk Nusa Penida
Salah satu peluang yang berhasil dikembangkan melalui forum tersebut adalah kerja sama dengan PT Bali Penida Jaya. Perusahaan tersebut menyiapkan investasi sekitar Rp250 miliar untuk mendukung pengembangan pariwisata di Nusa Penida.
Bupati Satria mengapresiasi kepercayaan investor yang memilih Nusa Penida sebagai lokasi investasi. Ia memastikan Pemkab Klungkung siap memberikan dukungan agar rencana tersebut dapat segera direalisasikan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Ivan Sindoro yang telah menginvestasikan dananya di Nusa Penida. Kami berharap investasi ini dapat segera dilaksanakan. Pemkab Klungkung siap mendukung dan memberikan support sepenuhnya agar investasi ini berjalan lancar dan segera dapat diwujudkan,” imbuhnya.
Menurut Satria, masuknya investasi menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Dengan dukungan investor, potensi pariwisata Nusa Penida diharapkan dapat dikembangkan lebih optimal dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Nusa Penida sendiri menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi besar di Kabupaten Klungkung. Keindahan alam dan daya tarik wisatanya menjadi modal penting untuk menarik investasi sekaligus memperkuat posisi Klungkung sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Bali.
Ajak Investor Datang ke Nusa Penida
Tak hanya menyambut investasi yang sudah masuk, Bupati Satria juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor lain yang ingin mengembangkan usaha di Kabupaten Klungkung.
Ia mengajak calon investor untuk datang langsung melihat potensi yang dimiliki Klungkung, terutama kawasan Nusa Penida. Menurutnya, pemerintah daerah siap memberikan pelayanan dan dukungan terhadap investasi yang masuk sepanjang mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Kami mengundang investor-investor lain untuk datang ke Kabupaten Klungkung, khususnya Nusa Penida. Potensi kami sangat besar dan iklim investasi kami sangat kondusif. Pemkab Klungkung siap melayani dan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap investasi yang akan dilaksanakan,” pungkasnya.
Pemkab Klungkung berharap semakin banyak investasi yang masuk dapat berjalan beriringan dengan pengembangan potensi lokal. Dengan demikian, pertumbuhan sektor pariwisata tidak hanya meningkatkan daya tarik destinasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan lapangan usaha bagi masyarakat.
Melalui penguatan kerja sama dengan investor, Klungkung ingin memastikan potensi Nusa Penida tidak berhenti sebagai daya tarik wisata, tetapi berkembang menjadi kekuatan ekonomi daerah yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. (kbs)

