Foto: Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna.
Denpasar, KabarBaliSatu
Optimalisasi fungsi dan peran dari TPS3R menjadi upaya yang sangat strategis untuk ditempuh, di tengah dinamika persoalan penanganan sampah di Bali yang terus berkembang, tidak terkecuali di Kota Denpasar. Tentu persoalan sampah di Kota Denpasar harus mendapatkan penanganan yang baik dan maksimal. Terlebih dengan adanya wacana penutupan TPA Suwung, tentu akan menimbulkan dampak yang sangat signifikan terhadap tata Kelola persampahan di Kota Denpasar.
Terkait dengan hal tersebut, Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna mendukung Pemerintah Kota Denpasar mengoptimalkan fungsi TPS3R yang ada saat ini dan bahkan menambah jumlah TPS3R di seluruh desa/kelurahan di Kota Denpasar. Terlebih saat ini sesungguhnya, telah banyak TPS3R yang produktif mengolah sampah yang masuk ke TPS3R, menjadi kompos dan hasil daur ulang lain, ujarnya.
Namun, sejalan dengan dukungan untuk mengoptimalisasi TPS3R di Kota Denpasar, terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan berkenaan dengan Upaya tersebut. Salah satunya Adalah problem mengenai distribusi hasil olahan dari TPS3R, berupa kompos dan hasil pengolahan atau daur ulang sampah lainnya.
Menanggapi kendala distribusi hasil olahan tersebut, politisi PSI yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini mendorong agar TPS3R yang ada di Kota Denpasar untuk menghimpun diri membentuk suatu himpunan dalam bentuk entitas hukum tertentu, yang nantinya berperan sebagai wadah dalam mengorganisasi hasil olahan yang dihasilkan di setiap TPS3R di Kota Denpasar.
Selain itu, entitas hukum yang terbentuk tersebut, juga dapat berperan sebagai subjek hukum yang dapat membangun kerjasama dengan berbagai pihak swasta yang siap menyerap berbagai hasil olahan dari TPS3R, sehingga distribusi hasil olahan daur ulang sampah yang dihasilkan dapat terserap secara maksimal dan bernilai ekonomis, serta berbagai peran lainnya dalam upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas pengolahan sampah, pungkasnya.
Dalam perkembangannya kini, sangat dibutuhkan kreasi dalam mengelola TPS3R agar kiranya mampu semakin meningkatkan kualitas layanan dalam pengelolaan dan pengolahan sampah yang masuk.
Tentunya jika hal tersebut dapat terwujud, maka akan turut mendukung upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam membangun tata Kelola persampahan yang sistematis dan terorganisir dengan baik. (kbs)

