Foto: Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra saat menghadiri puncak perayaan HUT ke-46 Yowana Sabha Mandala Pesamuan Puri Satria Kawan, Desa Adat Sampalan, Desa Paksabali, Kecamatan Dawan, Minggu (23/8/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan adat, budaya, dan tradisi Bali. Karena itu, pemuda adat diharapkan tidak hanya menjadi penerus, tetapi juga tampil sebagai penggerak dalam merawat warisan leluhur sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra saat menghadiri puncak perayaan HUT ke-46 Yowana Sabha Mandala Pesamuan Puri Satria Kawan, Desa Adat Sampalan, Desa Paksabali, Kecamatan Dawan, Minggu (23/8/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Dawan I Dewa Gede Widiantara, perwakilan Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung Dewa Made Tirta, penglingsir Puri Satria Kawan, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam arahannya, Tjok Surya menegaskan yowana memiliki posisi sentral sekaligus tanggung jawab moral dalam mengawal keberlangsungan peradaban Bali. Generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara alam Bali, manusia Bali, dan kebudayaan Bali.
“Dumogi Yowana Sabha Mandala bersatu untuk melestarikan tradisi, adat, lan budaya Bali. Generasi muda adalah garda terdepan yang memegang tugas dan tanggung jawab besar dalam menjaga warisan leluhur ini,” ujar Tjok Surya.
Menurutnya, semangat menjaga adat dan budaya harus berjalan beriringan dengan kemampuan generasi muda beradaptasi terhadap perubahan. Kreativitas dan inovasi diperlukan agar kegiatan kepemudaan berbasis adat tetap hidup serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas kepemudaan di lingkungan adat, Pemerintah Kabupaten Klungkung memberikan stimulus dana motivasi sebesar Rp5 juta kepada Yowana Sabha Mandala.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong para pemuda semakin aktif menjalankan berbagai kegiatan positif, sekaligus melahirkan gagasan dan inovasi yang memberikan dampak bagi masyarakat adat.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT Yowana Sabha Mandala, Anak Agung Gede Alit Yoga Tanaya, mengatakan perayaan tahun ini mengangkat tema “Bhiyudaya Yuvah Sangha”, yang bermakna kebangkitan generasi muda yang dilandasi semangat persatuan.
Tema tersebut dipilih untuk memperkuat soliditas antaranggota sekaligus membangkitkan kembali semangat gotong royong di kalangan pemuda.
Perayaan HUT ke-46 Yowana Sabha Mandala berlangsung meriah namun tetap khidmat. Rangkaian kegiatan ditandai dengan prosesi pengukuhan dan pelantikan pengurus baru Yowana Sabha Mandala.
Perayaan kemudian ditutup dengan panggung hiburan yang menampilkan sejumlah artis Bali, menambah semarak suasana sekaligus menjadi ruang kebersamaan bagi para pemuda dan masyarakat. (kbs)

