Foto: Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun ke-39 UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali di Aula Kantor UPTD Bapelkesmas, Biaung, Denpasar, Kamis (9/4/2026).
Denpasar, KabarBaliSatu
Peringatan Hari Ulang Tahun ke-39 UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen peningkatan kualitas layanan kesehatan. Kegiatan yang digelar di Aula Kantor UPTD Bapelkesmas, Biaung, Denpasar, Kamis (9/4/2026) itu dihadiri oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatihan yang menjadi tugas utama Bapelkesmas. Ia mengingatkan bahwa seluruh jajaran, sebagai bagian dari Pemerintah Provinsi Bali, memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan pengabdian dan etos kerja demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, Bapelkesmas memegang peran strategis sebagai pusat pendidikan dan pelatihan di bidang kesehatan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kualitas program pelatihan harus terus diperkuat agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan siap menjawab tantangan layanan kesehatan ke depan.
Tak hanya itu, ia juga mengajak seluruh pegawai untuk adaptif terhadap kepemimpinan baru serta menjaga semangat kerja kolektif. Di usia yang ke-39, ia berharap Bapelkesmas semakin matang, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Bali.
Sementara itu, Kepala UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Sinta Javani, mengungkapkan bahwa peringatan HUT ke-39 ini menjadi yang pertama kalinya dirayakan secara khusus. Berbagai rangkaian kegiatan digelar, mulai dari penayangan profil layanan hingga sejumlah agenda internal yang memperkuat solidaritas pegawai.
Ia juga memaparkan capaian pelatihan yang menunjukkan konsistensi lembaga dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan. Pada 2023, tercatat sebanyak 1.568 peserta mengikuti pelatihan, sementara pada 2024 sebanyak 1.486 peserta.
“Capaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas SDM kesehatan di Bali,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-39 ini juga diwarnai suasana hangat dan penuh kebersamaan melalui kegiatan hiburan, termasuk fashion show yang diikuti oleh para pegawai. Momentum ini tak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memperkuat semangat kolektif dalam membangun layanan kesehatan yang lebih baik di Bali. (kbs)

