Foto: Bersama Peduli Yatim Piatu (PYP) Group, Bupati Satria menyerahkan bantuan sosial kepada anak-anak yatim piatu di Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (27/12).
Klungkung, KabarBaliSatu
Komitmen menghadirkan negara hingga ke lapisan paling rentan kembali ditunjukkan Bupati Klungkung I Made Satria. Bersama Peduli Yatim Piatu (PYP) Group, Bupati Satria menyerahkan bantuan sosial kepada anak-anak yatim piatu di Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (27/12), sebagai bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial berbasis kepedulian dan kolaborasi.
Bantuan tersebut disalurkan kepada I Putu Meyga Pratama Putra asal Dusun Selat, Desa Banjarangkan; I Kadek Dwipayana dari Dusun Kapit, Desa Nyalian; serta seorang lansia, I Nyoman Tebog, yang juga berdomisili di Dusun Kapit, Desa Nyalian. Penyaluran bantuan ini menjadi simbol kehadiran pemerintah daerah yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan warganya.
Bupati Satria yang juga merupakan anggota PYP Group menegaskan bahwa gerakan ini difokuskan untuk memastikan anak-anak yatim piatu tetap memiliki akses pendidikan yang layak. Menurutnya, pendidikan adalah modal dasar yang tidak boleh terputus oleh keterbatasan ekonomi.
“Kita berharap anak-anak ini tidak putus sekolah, karena pendidikan adalah salah satu modal dasar untuk meniti karier ke depannya,” tegas Bupati Satria.
Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat benar-benar dimanfaatkan untuk menjamin keberlangsungan pendidikan para penerima.
“Gunakan uang santunan ini untuk keperluan sekolah, beli buku, pakaian, dan sepatu,” ujarnya, menekankan pentingnya penggunaan bantuan secara tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, PYP Group menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta bantuan uang sekolah sebesar Rp1,6 juta kepada masing-masing anak. Sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas sosial ini dinilai menjadi contoh konkret bagaimana kepemimpinan yang berpihak pada rakyat diwujudkan melalui kerja nyata, terutama dalam melindungi masa depan generasi muda Klungkung.
Langkah ini sekaligus mempertegas arah kebijakan sosial Pemerintah Kabupaten Klungkung di bawah kepemimpinan Bupati Satria: pembangunan yang tidak meninggalkan siapa pun, terutama mereka yang paling membutuhkan perhatian. (kbs)

