BerandaDaerahGubernur Koster Dukung Pencegahan Resistensi Antimikroba dan Produk Lokal Bali

Gubernur Koster Dukung Pencegahan Resistensi Antimikroba dan Produk Lokal Bali

Siap Dukung Self-Care AMRun 2026, Pemprov Bali Tegaskan Komitmen Perlindungan Konsumen Dan Pengembangan Produk Lokal Berdaya Saing

Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster saat menerima audiensi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, beserta jajaran di Jayasabha, Denpasar, Minggu (25/10/2026) malam. 

Denpasar, KabarBaliSatu

Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima audiensi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, beserta jajaran di Jayasabha, Denpasar, Minggu (25/10/2026) malam. Pertemuan strategis ini membahas penguatan sinergi pengawasan obat dan makanan, peningkatan edukasi kesehatan masyarakat, serta persiapan penyelenggaraan Self-Care AMRun 2026.

Dalam audiensi tersebut, Kepala BBPOM di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, menyampaikan undangan langsung dari Kepala BPOM RI kepada Gubernur Bali untuk menghadiri sekaligus mendukung perhelatan kesehatan masyarakat yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026 mendatang di Pantai Mertasari, Sanur.

Kegiatan Self-Care AMRun 2026 merupakan wadah edukasi kesehatan dalam rangka menyambut peringatan World AMR Awareness Week (WAAW) atau Pekan Kesadaran Resistensi Antimikroba Sedunia. Agenda utama kegiatan ini meliputi lari santai (fun run) sejauh lima kilometer yang dipadukan dengan kampanye edukasi mengenai penggunaan obat secara bertanggung jawab dan pencegahan resistensi antimikroba (AMR).

Menanggapi rencana tersebut, Gubernur Koster menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang diinisiasi oleh BPOM. Ia menilai edukasi publik semacam ini sangat krusial agar masyarakat semakin memahami pentingnya penggunaan obat, khususnya antimikroba, secara tepat dan bijak guna menekan risiko resistensi.

“Kami menyambut baik rencana penyelenggaraan Self-Care AMRun 2026 ini dan berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dengan BPOM terus diperkuat, khususnya dalam meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat serta mendukung pengembangan produk lokal yang memenuhi standar keamanan,” ujar Gubernur Koster saat menerima jajaran BBPOM di Denpasar.

Melalui kegiatan ini, BPOM berupaya meningkatkan kesadaran publik agar masyarakat tidak sembarangan mengonsumsi antibiotik atau antimikroba tanpa indikasi medis yang tepat. Pemahaman yang benar di tingkat akar rumput dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai ancaman resistensi antimikroba di masa depan.

Selain fokus pada isu kesehatan global tersebut, pertemuan di Jayasabha juga membahas penguatan kerja sama di sektor ekonomi kerakyatan. Gubernur Koster secara khusus mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal Bali melalui pendampingan intensif dari BBPOM.

Kolaborasi yang telah terjalin selama ini terbukti sangat membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bali dalam memenuhi standar keamanan, kesehatan, dan legalitas produk sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster menyoroti salah satu produk lokal khas Bali yang terus mendapat perhatian khusus, yakni arak Bali.

Minuman tradisional beralkohol khas Pulau Dewata tersebut terus didorong pengembangannya sebagai produk unggulan daerah yang legal, terstandarisasi, dan memiliki potensi pasar yang lebih luas hingga ke kancah internasional.

“Kami berharap pendampingan dan pengawasan BPOM sesuai dengan kewenangannya dapat terus mendukung pengembangan produk lokal Bali secara bertanggung jawab, sehingga kualitas dan daya saing produk daerah meningkat sekaligus aspek keamanan serta perlindungan konsumen tetap menjadi prioritas,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Bali optimistis, kolaborasi berkelanjutan dengan BBPOM tidak hanya akan mencetak masyarakat yang lebih sehat dan cerdas dalam merawat kesehatan diri (self-care), tetapi juga mampu mendongkrak perekonomian daerah melalui produk-produk unggulan lokal yang berstandar nasional dan global. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini