Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster saat menghadiri rapat kerja di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (8/4/2026).
Jakarta, KabarBaliSatu
Langkah Gubernur Bali, Wayan Koster, membawa suara daerah ke pusat berbuah konkret. Dalam rapat kerja di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (8/4/2026), DPR RI bersama pemerintah pusat menyepakati percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata di Bali.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam forum yang mempertemukan Komisi V DPR RI, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Pemerintah Provinsi Bali. Hasilnya, seluruh pihak sepakat memperkuat koordinasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas, guna memastikan realisasi program berjalan efektif.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur di Bali menjadi prioritas nasional. “Seluruh pihak wajib berkoordinasi lebih lanjut untuk menindaklanjuti pembangunan infrastruktur di Bali,” ujarnya saat membacakan kesimpulan rapat.
Dukungan DPR RI tidak sekadar administratif. Komisi V secara tegas mendorong sinergi pembangunan infrastruktur dan transportasi sebagai fondasi penguatan konektivitas wilayah, ketahanan pangan, serta peningkatan layanan publik. Fokus utamanya tetap pada pengembangan pariwisata berbasis budaya yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Namun, DPR juga memberikan catatan penting. Pemerintah Provinsi Bali diminta memastikan kesiapan lahan dan kelengkapan administrasi agar proyek strategis tidak terhambat di tahap awal.
Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan diwajibkan mengakomodasi sejumlah usulan strategis dari Pemprov Bali. Mulai dari kepastian pembangunan ruas Tol Mengwi–Gilimanuk, pengembangan jalan strategis, hingga penanganan banjir dan abrasi pantai secara terpadu.
Tak hanya itu, agenda besar lainnya mencakup penyediaan air bersih berbasis sumber air baku, pembangunan pelabuhan dan terminal logistik untuk mengurangi beban jalan, hingga pengelolaan sampah berbasis teknologi berkelanjutan.
Sektor pertanian juga tak luput dari perhatian, melalui percepatan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi guna mendukung kedaulatan pangan. Seluruhnya dirancang sebagai satu ekosistem pembangunan yang menopang sektor pariwisata Bali secara menyeluruh.
Rapat kerja yang digelar di Ruang Komisi V Gedung Nusantara DPR RI itu dipimpin langsung oleh Lasarus, didampingi Wakil Ketua Komisi V Ridwan Bae, serta dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Momentum ini menjadi penegas bahwa Bali tidak berjalan sendiri. Dengan dukungan DPR RI dan pemerintah pusat, percepatan pembangunan infrastruktur kini memasuki fase konkret—menuju Bali yang semakin terkoneksi, kompetitif, dan berkelanjutan di panggung global. (kbs)

