BerandaDaerahGolkar Matangkan Strategi Pemenangan Pemilu 2029, Konsolidasi Kader Indonesia Timur Digelar di...

Golkar Matangkan Strategi Pemenangan Pemilu 2029, Konsolidasi Kader Indonesia Timur Digelar di Bali

Lewat Rakornis dan Bimtek di Bali, Golkar Solid Tambah Kursi di 2029

Foto: Kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Indonesia Timur Gelombang II yang digelar di Denpasar, Bali, pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Badung, KabarBaliSatu

Partai Golkar mulai memantapkan langkah menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 melalui penguatan konsolidasi organisasi dan peningkatan kapasitas kader di daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Indonesia Timur Gelombang II yang digelar di Hotel Bintang Bali Resort, Kuta, Kabupaten Badung, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai dari tanggal 23-25 Oktober 2026.

Rakornis dan Bimtek ini diikuti oleh anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dari dapil terkait, unsur BSMPG Pusat, dan juga DPD Partai Golkar dari Bali, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan juga Gorontalo. Fraksi Partai Golkar Provinsi dan Kabupaten/Kota yang hadir pada adalah 318 orang

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer. Tidak hanya itu, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Wakil Ketua Umum PP Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa keberhasilan partai dalam menghadapi kontestasi politik tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan struktur organisasi maupun popularitas. Menurutnya, kinerja kader dan anggota legislatif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan publik.

“Pemenangan Pemilu tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan struktur organisasi atau popularitas semata. Kinerja anggota FPG DPRD merupakan wajah Partai Golkar di ruang publik dan turut menentukan kepercayaan masyarakat. Karena itu, kemenangan harus dibangun melalui kerja nyata, kedekatan dengan rakyat, konsolidasi kader, dan kemampuan menjawab persoalan masyarakat,” ujar Melki.

Ia menekankan, anggota Fraksi Golkar di DPRD memiliki posisi strategis dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, mengawal pembangunan daerah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan pembangunan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Selain menjalankan fungsi representasi rakyat, para legislator Golkar juga diharapkan aktif mengawal pelaksanaan program pemerintahan Prabowo-Gibran agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Anggota FPG DPRD harus menjadi contoh bahwa politik adalah jalan pengabdian,” tegasnya.

Bimtek Diperkuat di Daerah

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Steering Committee (SC), Umar A. Lessy, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bimtek di daerah merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Arahan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan konsolidasi partai dengan menyesuaikan program kerja terhadap karakteristik, kebutuhan, serta dinamika politik di masing-masing wilayah.

Menurut Umar, kegiatan Bimtek yang sebelumnya lebih banyak dilaksanakan di Jakarta kini diarahkan agar terkonsentrasi di wilayah kerja masing-masing pengurus pusat. Dengan pendekatan ini, pembahasan diharapkan lebih relevan dengan persoalan pembangunan dan tantangan politik di daerah.

“Sesuai arahan Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia, kegiatan Bimtek yang selama ini dilaksanakan di Jakarta diarahkan untuk lebih terkonsentrasi di wilayah masing-masing. PP Sumatera telah melaksanakan kegiatan di Batam dan Palembang, sedangkan PP Jawa-Kalimantan di Yogyakarta dan Bandung. Untuk PP Indonesia Timur, Gelombang II dilaksanakan di Bali setelah sebelumnya digelar di Makassar,” kata Umar.

Ia menambahkan, forum tersebut menjadi ruang untuk menyelaraskan program dan langkah strategis antara DPP, pimpinan partai di daerah, serta anggota Fraksi Golkar DPRD.

Koordinasi yang lebih efektif diharapkan membuat partai semakin responsif terhadap isu-isu lokal sekaligus memperkuat basis dukungan hingga tingkat akar rumput.

Tingkatkan Kapasitas Legislator dan Strategi Pemenangan

Ketua Panitia Penyelenggara, Hakim Kamarudin, mengatakan Bimtek ini dirancang untuk membekali peserta dengan materi penguatan kelembagaan partai, peningkatan kapasitas anggota DPRD, serta strategi pemenangan Pemilu 2029 di kawasan Indonesia Timur.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada strategi elektoral, tetapi juga pada peningkatan kualitas anggota legislatif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

“BIMTEK ini tidak hanya membahas strategi pemenangan Pemilu, tetapi juga peningkatan kapasitas anggota FPG DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat. Penguatan kelembagaan partai juga menjadi perhatian agar organisasi semakin solid dan mampu bekerja secara terkoordinasi,” ujar Hakim.

Melalui Rakornis dan Bimtek ini, seluruh kader dan anggota Fraksi Partai Golkar menegaskan komitmen untuk menjaga soliditas organisasi serta memperkuat kerja politik di tengah masyarakat. Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menambah perolehan kursi pada Pemilu 2029 mendatang.

Penguatan struktur partai, peningkatan kinerja legislator, serta optimalisasi perjuangan aspirasi masyarakat diharapkan menjadi langkah strategis untuk mencapai target tersebut. Dengan sinergi antara pengurus partai dan anggota legislatif, Golkar berupaya memperkuat basis dukungan sekaligus meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan daerah, khususnya di kawasan Indonesia Timur. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini