Foto: Ketua DPD Golkar Klungkung Luh Komang Ari Ayu Ningrum, SE bersama Sekretaris I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida menegaskan dukungan penuh kepada Gde Sumarjaya Linggih sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2025–2030.
Klungkung, KabarBaliSatu
Dukungan politik untuk Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer terus mengalir menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Provinsi Bali Tahun 2025. Kali ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Klungkung secara resmi menyatakan sikap politiknya.
Dalam surat pernyataan bernomor 07/Golkarda/Kab/Klk/V/2025 yang ditandatangani pada 14 Mei 2025 di Semarapura, Ketua DPD Golkar Klungkung Luh Komang Ari Ayu Ningrum, SE bersama Sekretaris I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida menegaskan dukungan penuh kepada Gde Sumarjaya Linggih sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2025–2030.
Surat tersebut menyebutkan bahwa dukungan diberikan dalam rangka menyambut berakhirnya masa bakti kepengurusan DPD Golkar Bali periode 2020–2025 dan menjelang pelaksanaan Musda mendatang. DPD Golkar Klungkung menilai Demer sebagai sosok yang layak untuk kembali memimpin Partai Golkar Bali demi kesinambungan dan penguatan organisasi ke depan.
“Dengan ini kami menyatakan mendukung, mencalonkan serta akan memilih Bapak Gde Sumarjaya Linggih, S.E., MAP sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2025–2030 dalam Musda yang akan datang,” tulis pernyataan tersebut.
Surat ini juga berfungsi sebagai dokumen resmi untuk memenuhi persyaratan administrasi pencalonan Gde Sumarjaya Linggih sebagai bakal calon ketua dalam proses Musda DPD Golkar Bali 2025.
Dengan semakin mengerucutnya dukungan dari daerah, peluang Demer untuk kembali memimpin Partai Golkar Bali kian menguat. Dukungan dari Klungkung dipandang sebagai sinyal soliditas partai menjelang dinamika politik yang akan datang.
Ketua DPD Golkar Klungkung, Luh Komang Ari Ayu Ningrum, SE, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada hari yang sama, membeberkan alasan utama pihaknya menjatuhkan pilihan kepada Demer. Ia menilai, Demer adalah satu-satunya figur kuat yang telah menyatakan kesiapan maju dan memiliki misi jelas untuk membenahi kondisi internal partai, khususnya di tingkat kabupaten.
“Yang kelihatan sekarang mau maju kan Pak Demer, dan misinya untuk memperbaiki Golkar, agar di Klungkung ini ke depannya bisa meningkat,” ujar Ningrum.
Saat disinggung mengenai keyakinan kader-kader Golkar Klungkung terhadap kemampuan Demer, terutama di tengah tantangan pasca penurunan jumlah kursi legislatif Golkar pada Pileg 2024, Ningrum menegaskan bahwa rekam jejak panjang Demer sebagai anggota DPR RI selama lima periode menjadi landasan utama keyakinan tersebut. Selain berpengalaman, sosok Demer juga dinilai telah dikenal luas, tidak hanya di Klungkung tetapi juga di seluruh Bali, sehingga dianggap memiliki modal politik dan elektabilitas yang kuat untuk mengonsolidasikan kembali kekuatan partai.
“Sekarang Pak Demer duduk di DPR RI, sudah 5 periode. Dan sekarang juga duduk. Dan beliau juga sudah dikenal di seluruh Bali dan di Klungkung juga,” ungkapnya.
Dari sisi kepemimpinan, Ningrum menilai sosok Demer sebagai pribadi yang komunikatif dan mampu merangkul kader. Meski sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Bali dalam waktu yang relatif singkat, Ningrum menilai gaya kepemimpinan Demer tetap berkesan.
“Bagus, bagus, komunikatif, biasa Pak. Jadi bisa merangkul kader gitu ya,” katanya.
Selain itu, perhatian Demer terhadap kader di daerah juga dinilai positif, terutama dalam hal komunikasi dan koordinasi yang rutin dilakukan.
“Bagus, Pak, komunikasi. Jadi rutin melakukan komunikasi, koordinasi,” ujarnya menambahkan.
Terkait peluang Demer untuk melenggang sebagai Ketua DPD Golkar Bali secara aklamasi, mengingat dukungan dari sejumlah DPD kabupaten/kota yang semakin mengerucut, Ningrum mengungkapkan harapan besar apabila Demer benar-benar terpilih. Ia menilai bahwa kepemimpinan Demer diharapkan mampu mendorong peningkatan pergerakan partai, memperkuat konsolidasi internal, serta mempertanggungjawabkan strategi politik demi mendongkrak perolehan suara, baik pada pemilihan legislatif maupun pilkada 2029 mendatang.
“Harapan sebagai kader, kita lebih meningkatkan pergerakan, melakukan konsolidasi, mempertanggungjawabkan untuk meningkatkan perolehan, baik itu di legislatif maupun pilkada nanti 2029. Target politik kan begitu,” ucapnya.
Ningrum juga memastikan bahwa dukungan DPD Golkar Klungkung kepada Demer sudah final dan merupakan hasil keputusan rapat internal.
“Tadi kan kita sudah rapat. Jadi keputusan rapat seperti itu,” pungkasnya.
Dengan menguatnya dukungan dari daerah, peluang Demer untuk kembali menahkodai Partai Golkar Bali kian terbuka lebar. Soliditas dan kesiapan kader di tingkat akar rumput tampaknya menjadi bagian penting dari strategi kebangkitan Golkar Bali ke depan. (kbs)

