Foto: Bupati Satria membuka Aksi Clean Up bersama Komunitas “Malu Dong Buang Sampah Sembarangan” yang dipusatkan di Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (5/7).
Klungkung, KabarBaliSatu
Bupati Klungkung, I Made Satria, membuka sekaligus mengikuti kegiatan Aksi Clean Up bersama Komunitas “Malu Dong Buang Sampah Sembarangan” dalam rangkaian kegiatan bertema “Back to School” yang dipusatkan di Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (5/7).
Kegiatan tersebut menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Aksi bersih-bersih ini sekaligus menjadi media edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi yang mendalam serta ucapan terima kasih kepada Komunitas Malu Dong Buang Sampah Sembarangan dan seluruh elemen masyarakat yang telah menginisiasi gerakan peduli lingkungan tersebut. Menurutnya, aksi nyata seperti ini memiliki nilai yang sangat strategis bagi masa depan Kabupaten Klungkung.
“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dedikasi luar biasa ini. Ini adalah sesuatu yang sangat penting sekali. Dari tindakan kecil memungut sampah hari ini, kita sedang menularkan sesuatu yang besar untuk lingkungan dan masa depan kita,” ujar Bupati Made Satria di sela-sela aksi pembersihan.
Bupati Satria menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih musiman, melainkan menjadi sarana edukasi visual yang kuat bagi masyarakat luas untuk menumbuhkan kesadaran agar tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Lebih lanjut, Bupati Satria menekankan bahwa persoalan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, urusan kebersihan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak.
“diharapkan para generasi muda dan seluruh warga yang hadir dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa virus positif pelestarian lingkungan ke lingkungan rumah, sekolah, dan tempat kerja masing-masing,” imbuhnya.
Melalui Aksi Clean Up “Back to School” ini, diharapkan semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta budaya hidup bersih semakin tumbuh di tengah masyarakat. Gerakan tersebut juga diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai investasi bagi masa depan Kabupaten Klungkung yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (kbs)

