BerandaPolitikDemer Tak Lelah Perjuangkan Moratorium Pembangunan Bali Selatan, Karangasem Didorong Lepas dari...

Demer Tak Lelah Perjuangkan Moratorium Pembangunan Bali Selatan, Karangasem Didorong Lepas dari Posisi Termarginalkan di Ujung Timur Bali

Adopsi Spirit Instruksi Bappenas 1996 untuk Urai Ketimpangan Pembangunan Bali

Foto: Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Gede Sumarjaya Linggih (Demer) usai menggelar koordinasi dan konsolidasi bersama Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Karangasem, Selasa (28/7/2026).

Karangasem, KabarBaliSatu

Anggota Komisi VI DPR RI asal Bali, I Gede Sumarjaya Linggih alias Demer secara konsisten tanpa mengenal lelah berjuang dan menyerukan kembali pentingnya pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Karangasem yang berada di ujung timur dinilai memiliki potensi besar namun hingga kini masih berada dalam posisi termarginalkan akibat ketimpangan pembangunan.

Pernyataan mendasar tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Bali itu dalam agenda reses dan koordinasi bersama jajaran DPD serta Fraksi Golkar DPRD Karangasem pada Selasa (28/7/2026).

Untuk menghentikan sentralisasi pembangunan yang selama ini terpusat di Bali Selatan, Demer mengusulkan agar pemerintah mengkaji kembali semangat moratorium pembangunan Bali Selatan, sebagaimana yang pernah diterbitkan melalui Instruksi Bappenas tahun 1996 pada masa pemerintahan Orde Baru.

“Karangasem tidak boleh terus berada dalam posisi termarginalkan. Ini bukan ide baru saya, tapi menjiplak Instruksi Bappenas 1996 tentang moratorium pembangunan di selatan. Ini pelajaran penting untuk eksekutif sekarang agar ketimpangan tidak terus terjadi di Bali, ” ujar wakil rakyat yang sudah lima periode mengabdi di DPR RI memperjuangkan kepentingan Bali itu.

Politisi senior Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng itu menilai, Karangasem memiliki modal pembangunan yang sangat lengkap, mulai dari pusat spiritual Bali, sektor pertanian, kelautan yang membentang luas, hingga potensi pariwisata. Kebijakan moratorium di wilayah selatan dinilai sejalan dengan visi prioritas Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada ketahanan pangan, ketahanan energi, dan hilirisasi.

Lewat penguatan aksesibilitas dan kemudahan investasi yang merata, Karangasem diyakini mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) serta mengoptimalkan seluruh potensi ekonomi lokalnya secara mandiri.

Sementara itu agenda Demer dalam koordinasi dan konsolidasi bersama Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Karangasem di Karangasem ini turut dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Karangasem I Gusti Ngurah Setiawan, Wakil Ketua II DPRD Karangasem dari Partai Golkar I Gusti Agung Dwi Putra, serta Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Karangasem I Nyoman Sumadi beserta jajaran.

Dari jajaran pengurus DPD Golkar Bali juga turut mendampingi Demer diantaranya Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Bali I Dewa Made Widiasa Nida yang akrab disapa Dewa Nida, Sekretaris DPD Partai Golkar Bali I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida yang akrab disapa Dewa Wiwin, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Golkar Bali I Putu Yuda Suparsana. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini