BerandaDaerahDaripada Jadi Rumah “Wong Samar”, Dekranasda Bali Lanjut “Sulap” Art Center Jadi...

Daripada Jadi Rumah “Wong Samar”, Dekranasda Bali Lanjut “Sulap” Art Center Jadi Ruang Pameran UMKM Bali hingga 2030

Sukses Catatkan Transaksi Puluhan Miliar, Cuan Berlipat Ganda

Foto: Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny Putri Koster meluncurkan website Dekranasda Bali di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar pada Jumat 20 Juni 2025.

Denpasar, KabarBaliSatu

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster berkomitmen penuh melanjutkan program Pameran IKM Bali Bangkit di UPTD Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center) sebagai wadah promosi pengusaha UMKM lokal Bali. Pameran IKM Bali Bangkit akan digelar secara maraton selama lima tahun ke depan hingga tahun 2030 sampai berakhirnya masa jabatan periode kedua dari Gubernur Bali Wayan Koster.

Bahkan Putri Koster berkelakar tidak ingin gedung megah Art Center menjadi tempat atau rumah wong samar atau makhluk halus sehingga lebih baik dimanfaatkan untuk membantu mempromosikan produk UMKM lokal di Pulau Dewata.

“Kita tidak ingin disana jadi tempat wong samar. Jangan biarkan gedung terbengkalai,” tegas Putri Koster dalam acara peluncuran website Dekranasda Bali di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar pada Jumat 20 Juni 2025.

Pada kesempatan tersebut sekaligus dilaksanakan juga soft opening Pameran IKM Bali Bangkit Tahun 2025 yang dilaksanakan di UPTD Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), sedangkan grand opening dilaksanakan bersamaan dengan Pembukaan Pesta Kesenian Bali, Sabtu 21 Juni 2025.

Pameran IKM Bali Bangkit yang digagas Putri Koster ini pertama kali dilaksanakan pada akhir tahun 2020 bekerjasama dengan Bank BPD Bali dan Balimall. Pameran bagi para UMKM dan IKM lokal Bali ini, sebagaimana sebutannya awalnya diniatkan untuk membangkitkan kembali perekonomian Bali dan meningkatkan produktivitas perajin saat terpuruk akibat adanya pandemi Covid-19.

Selama pameran berlangsung, terjadi lompatan besar dalam capaian transaksi UMKM Bali peserta pameran mencapai puluhan miliar rupiah. “Yang didapatkan oleh para UMKM adalah total penjualan mereka mencapai 58 miliar. Kalau kita diam saat itu, kalau kita tidak bekerja saat itu, siapa yang mau ngasih kita uang sebesar itu?,” seru Putri Koster.

Dampak nyata pup telah dirasakan para UMKM Bali dengan mengikuti Pameran IKM Bali Bangkit di Art Center. Keuntungan atau cuan yang mereka dapatpun berlipat ganda sehinga berdampak positif pada perekonomian keluarga dan peningkatan kesejahteraan mereka.

“Jika ada yang bilang malah UMKM-nya yang dari tadinya tidak punya showroom jadi punya. Yang dari tadinya rumahnya belum diperbaiki, dengan ikut pameran mereka bisa memperbaiki rumah. Justru pada saat covid, pada saat orang mendadak miskin, UMKM yang kita ajak justru sedang menggeliat,” beber Putri Koster.

Memasuki pelaksanaan tahun kelima, Pameran IKM Bali Bangkit akan dilaksanakan selama 5 tahun kedepan (sampai tahun 2030 ) yang secara operasional sudah dimulai sejak 7 Juni 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 137 IKM.

“Kami Dekranasda akan membuka kembali pameran ini dan akan berlangsung sampai tahun 2030 sampai berakhir tugas Bapak Koster sebagai Gubernur Bali periode kedua. Lita akan melihat di sana kemajuan apa yang bisa kita lakukan,” ungkap Putri Koster.

Pameran ini memberikan wadah dan peluang promosi yang seluas-luasnya bagi kemajuan industri kerajinan di Bali dengan tujuan meningkatkan perekonomian dan daya saing perajin/IKM Bali, memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk lokal Bali yang berkualitas kepada masyarakat, meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk lokal Bali, menjaga kelestarian dan keberlanjutan produk kerajinan Bali.

“Sasaran dari pelaksanaan Pameran IKM Bali Bangkit adalah perajin/IKM lokal Bali yang memproduksi produk unggulan khas Bali,” ujar Putri Koster seraya memberikan jaminan bahwa produk yang dijual / dipajang sesuai jargon “Produk Berkualitas, Harga Pantas”.

Pada kesempatan tersebut, Putri Koster juga meluncurkan video teaser Dekranasda sebagai bagian dari komitmen Dekranasda Provinsi Bali untuk melestarikan warisan budaya dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif lokal Bali. Video teaser ini menampilkan ragam produk fesyen dan kerajinan khas Bali yang bertujuan untuk mempromosikan keindahan dan keunikan karya-karya perajin lokal kepada khalayak yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui visual yang estetis dan narasi yang menggugah, video teaser ini tidak hanya memperkenalkan produk unggulan Bali, tetapi juga mengangkat nilai-nilai budaya, filosofi desain, serta kearifan lokal yang terkandung di dalam setiap karya.

“Ini merupakan wujud nyata dukungan Dekranasda terhadap para perajin Bali sekaligus memperkuat citra Bali sebagai pusat seni dan budaya yang terus berkembang di era modern,” imbuh Putri Koster seraya menambahkan dengan dirilisnya video ini, Dekranasda Provinsi Bali berharap dapat membuka peluang promosi, kolaborasi, serta memperluas pasar bagi produk fesyen dan kerajinan Bali, guna mendukung kemandirian ekonomi masyarakat dan keberlanjutan budaya lokal.

Peluncuran website ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam transformasi digital Dekranasda Bali dan menjadi wadah inspiratif bagi para pelaku IKM untuk terus berinovasi, berdaya saing, dan mendunia. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini