BerandaPendidikanCetak Lulusan Berkualitas, Fakultas Hukum Universitas Dwijendra Lepas 97 Sarjana Hukum dan...

Cetak Lulusan Berkualitas, Fakultas Hukum Universitas Dwijendra Lepas 97 Sarjana Hukum dan Magister Hukum Siap Bersaing di Dunia Profesional

Foto: FH Universitas Dwijendra gelar yudisium, pada Minggu (29/6/2025).

Denpasar, KabarBaliSatu 

Fakultas Hukum Universitas Dwijendra Denpasar kembali mencetak sejarah. Sebanyak 97 mahasiswa resmi dilepas dalam momen yudisium yang digelar Minggu (29/6/2025), terdiri dari 71 lulusan program sarjana hukum dan 26 lulusan program magister hukum.

Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, Dekan Fakultas Hukum Universitas Dwijendra, Dr. Ni Made Liana Dewi, S.H., M.H., menegaskan bahwa prosesi ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan peneguhan komitmen kampus untuk melahirkan lulusan hukum yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan adaptif terhadap tantangan zaman.

“Mayoritas dari mereka telah bekerja sebagai aparat penegak hukum—ada yang menjadi polisi, jaksa, pengacara, hingga wirausaha. Namun proses belajar tidak boleh berhenti di sini. Dunia kerja menuntut kemampuan yang terus diasah, dan kami mendorong mereka untuk tetap haus akan ilmu,” ujar Dr. Liana kepada media.

Ia pun menekankan pentingnya peran lulusan dalam menjaga marwah almamater serta kontribusi mereka dalam pembangunan hukum di masyarakat. “Ilmu yang mereka dapatkan harus bisa diimplementasikan di lapangan, memberi dampak nyata di tempat kerja masing-masing,” tegasnya.

Rektor Universitas Dwijendra, Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, turut hadir memberikan apresiasi kepada Fakultas Hukum atas konsistensinya menyelenggarakan pendidikan hukum yang berkualitas. Ia mendorong penguatan kurikulum melalui materi-materi yang membekali mahasiswa dengan critical thinking, kemampuan analisis, dan keterampilan berbicara di depan publik.

“Mahasiswa hukum harus siap menjadi agen perubahan. Mereka tidak hanya harus paham hukum, tapi juga mampu menyampaikannya dengan baik kepada masyarakat. Literasi hukum adalah salah satu kunci mewujudkan masyarakat yang adil dan beradab,” kata Prof. Sedana.

Acara yudisium ditutup dengan penyerahan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi dari dua jenjang program. Sebuah penegasan bahwa pencapaian akademik adalah fondasi awal menuju kontribusi yang lebih besar bagi bangsa dan negara. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini