BerandaDaerahBawa Misi Lingkungan dan Karakter Budaya, 352 Kontingen Bali Dilepas Gubernur Koster...

Bawa Misi Lingkungan dan Karakter Budaya, 352 Kontingen Bali Dilepas Gubernur Koster ke Jamnas XII

Gubernur Koster Minta Kontingen Bali Jaga Jati Diri, Tunjukkan Semangat Jengah, dan Terapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Cibubur

Foto: Gubernur Koster bersama Kontingen Pramuka Bali yang akan bertolak menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur, berfoto bersama usai Pelepasan kontingen yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali pada Jumat (7/8). 

Denpasar, KabarBaliSatu

Gubernur Bali Wayan Koster selaku Ketua Majelis Pimpinan Daerah Gerakan Pramuka Bali secara resmi melepas Kontingen Pramuka Bali yang akan bertolak menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur. Pelepasan kontingen berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali pada Jumat (7/8), ditandai dengan pemakaian jaket serta penyerahan bendera kontingen oleh Gubernur Koster kepada pimpinan kontingen.

Dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, Kontingen Bali yang berjumlah 352 orang mengusung misi khusus lingkungan hidup, yakni menerapkan budaya pengelolaan sampah berbasis sumber serta meminimalisir penggunaan plastik selama masa kegiatan.

Gubernur Koster dalam arahannya menyampaikan rasa bahagia dapat hadir di tengah-tengah anggota Pramuka. Momen tersebut sekaligus membuatnya terkenang masa-masa sekolah saat ia aktif dalam kegiatan kepramukaan. Menurutnya, Pramuka merupakan gerakan positif yang bertujuan membangun disiplin, karakter, dan jati diri generasi muda.

Langkah ini dinilai sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Bali yang unggul. SDM unggul yang dimaksud tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memiliki karakter, jati diri, dan memegang teguh identitas sebagai orang Bali.

“Kalau kemampuan kognitif dan profesionalnya itu nomor dua. Yang pertama harus baik dan beradab,” ujar Gubernur kelahiran Desa Sembiran tersebut.

Ia menekankan bahwa karakter masyarakat Bali yang dikenal santun dan baik merupakan keunggulan utama dalam bersaing.

“Jumlah kita sedikit, tapi karakter itulah yang menjadi keunggulan SDM kita sehingga banyak yang jago dan mampu berkiprah di kancah nasional,” imbuhnya.

Gubernur Bali dua periode ini berharap para peserta Jambore dapat senantiasa menunjukkan jati diri dan karakter khas Bali. Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan optimal.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan baik. Sebab kegiatan ini akan membangun semangat kompetisi, Nak Bali harus jengah dan tunjukkan yang terbaik,” pungkas Koster menutup arahannya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) merinci bahwa total 352 orang kontingen Bali terdiri dari 288 Pramuka Penggalang, 36 Pembina Pramuka atau pendamping, 18 pimpinan kontingen cabang, dan 10 pimpinan kontingen daerah.

Seluruh kontingen dijadwalkan mengikuti pertemuan akbar Pramuka Penggalang se-Indonesia di Cibubur mulai 12 hingga 21 Agustus 2026.

“Pemilihan peserta telah melalui seleksi, pemusatan latihan dan pembekalan yang matang,” terang Cok Ace.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan Jambore, selain memperkenalkan budaya serta kearifan lokal Bali, Kontingen Bali akan secara konsisten membawa misi lingkungan hidup melalui penerapan budaya pengelolaan sampah berbasis sumber dan pengurangan sampah plastik. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini