BerandaPolitikSambut HUT ke-15 Partai NasDem, DPW NasDem Bali Gelar Persembahyangan Bersama di...

Sambut HUT ke-15 Partai NasDem, DPW NasDem Bali Gelar Persembahyangan Bersama di Pura Jagatnatha Denpasar

Senantara Ajak Kader Fokus pada Aksi Kemanusiaan dan Tanggap Bencana

Foto: Ketua DPW Partai NasDem Bali, Ir. I Nengah Senantara bersama para pengurus dan kader di sela-sela persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha, Denpasar, Kamis (5/11/2026) sore.

Denpasar, KabarBaliSatu

Serangkaian menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai NasDem yang jatuh pada 11 November 2026 mendatang, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali menggelar persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha, Denpasar, Kamis (5/11/2026) sore. Kegiatan ini menjadi momentum spiritual untuk memanjatkan doa bagi keselamatan, keamanan, dan kedamaian Pulau Dewata di tengah situasi kebencanaan serta dinamika politik yang sedang berlangsung.

Persembahyangan tersebut diikuti jajaran pengurus DPW NasDem Bali, kader, sejumlah pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten/Kota se-Bali, para Anggota DPRD dari NasDem, para simpatisan serta elemen generasi muda NasDem dari berbagai daerah di Bali. Dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan, seluruh peserta bersama-sama memohon ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar Bali senantiasa dilimpahi keselamatan, ketenteraman, dan kedamaian.

Ketua DPW Partai NasDem Bali, Ir. I Nengah Senantara didampingi Sekretaris DPW Partai NasDem Bali Nyoman Winatha, mengatakan persembahyangan bersama ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan dan kerahayuan bagi seluruh masyarakat Bali.

Menurutnya, Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk situasi kebencanaan dan dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Karena itu, doa bersama menjadi salah satu bentuk refleksi sekaligus pengharapan agar Pulau Dewata senantiasa mendapat perlindungan.

“Persembahyangan bersama ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual kita untuk memohon keselamatan, kerahayuan, dan kedamaian bagi Bali. Kita menyadari bahwa saat ini Bali sedang menghadapi berbagai tantangan, termasuk situasi kebencanaan. Karena itu, kita memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar Bali senantiasa diberikan perlindungan, dijauhkan dari segala bencana, serta masyarakatnya hidup aman, tenteram, dan harmonis,” ujar Senantara yang juga Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali itu.

Namun, Senantara menegaskan bahwa doa dan refleksi spiritual harus berjalan beriringan dengan tindakan nyata. Ia meminta seluruh kader NasDem di Bali mengalihkan fokus gerakan organisasi pada kegiatan kemanusiaan, khususnya membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Menurutnya, kehadiran partai di tengah masyarakat tidak boleh hanya terlihat ketika ada agenda politik atau kegiatan seremonial. Kader harus memiliki kepekaan sosial dan turun langsung membantu warga yang menghadapi kesulitan.

Senantara bahkan menceritakan aksi kemanusiaan yang baru saja dilakukannya bersama jajaran pengurus NasDem di Kabupaten Karangasem. Mereka mengunjungi warga lanjut usia di wilayah Budekling yang rumahnya tertimpa musibah kebakaran.

“Seperti beberapa hari lalu, saya dari DPW NasDem sebagai anggota DPR RI, saya juga mengunjungi salah satu masyarakat di Budekling yang mengalami kebakaran rumah. Di mana pemilik rumahnya itu sudah lansia, dengan tiga ibu-ibu yang umurnya sudah lansia, tidak punya siapa-siapa lagi,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, NasDem turut mendorong upaya perbaikan rumah warga yang mengalami kebakaran. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, terlebih korban merupakan kelompok lanjut usia yang memiliki keterbatasan.

“Nah, saya dari Partai NasDem hadir, termasuk juga dari dewan yang ada di Kabupaten Karangasem. Kita mendorong untuk perbaikan rumahnya dan Asungkara sudah dapat respon positif juga dari Bupati Karangasem,” bebernya.

Lebih lanjut, Senantara mengingatkan seluruh kader agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana seiring kondisi cuaca yang memasuki musim pancaroba. Potensi hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa waktu ke depan perlu menjadi perhatian bersama.

Ia meminta kader NasDem di seluruh tingkatan tidak menghabiskan energi untuk kegiatan yang kurang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sebaliknya, seluruh kekuatan organisasi diharapkan diarahkan untuk membantu warga, memperkuat solidaritas, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

“Belum lagi nanti ada bencana-bencana karena musimnya memang musim pancaroba, hujannya akan deras luar biasa. Ini harus kita soroti, prihatin juga, jangan jorjoran untuk melakukan sesuatu yang manfaatnya tidak tepat untuk masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan, NasDem harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dengan menghadirkan kontribusi nyata. Semangat gotong royong, kepedulian, dan kesederhanaan perlu terus dirawat sebagai nilai yang mendasari setiap gerak organisasi.

“NasDem harus menjadi bagian dari masyarakat, bukan hanya hadir ketika ada agenda politik. Semangat gotong royong, kepedulian, dan kesederhanaan harus terus kita rawat. Politik pada akhirnya harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin seluruh kader tetap solid, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama berkontribusi untuk Bali yang aman, damai, dan sejahtera,” tambahnya.

Selain menjadi ruang refleksi spiritual, kegiatan persembahyangan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan solidaritas antarkader NasDem di seluruh Bali. Kehadiran generasi muda dalam kegiatan tersebut turut mencerminkan keterlibatan lintas generasi dalam menjaga kekompakan organisasi.

Melalui kegiatan ini, DPW Partai NasDem Bali berharap nilai-nilai spiritualitas dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Doa untuk keselamatan Bali diharapkan tidak berhenti dalam rangkaian persembahyangan, tetapi diwujudkan melalui aksi kemanusiaan dan kontribusi nyata, terutama dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini