Foto: Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta saat menerima jajaran tim Bali United U-15 di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Jumat (30/10/2026).
Denpasar, KabarBaliSatu
Gubernur Bali Wayan Koster menerima jajaran tim Bali United U-15 di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Jumat (30/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Koster memberikan apresiasi tinggi atas prestasi membanggakan yang diraih Bali United U-15 sebagai peringkat kedua (runner-up) dalam ajang Piala Soeratin U-15 Tingkat Nasional Tahun 2026.
Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut para official serta Head Coach Bali United U-15. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pembinaan usia dini, Gubernur Koster memberikan dukungan dana bonus sebesar Rp100.000.000 untuk biaya pembinaan selanjutnya.
Official Bali United U-15, Putu Ngurah Sedana Yasa, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas sambutan serta dukungan dari pemerintah daerah.
“Kami mewakili orang tua dan manajemen sangat-sangat berterima kasih atas support dan dukungannya dari Pak Gubernur. Mudah-mudahan ini akan berkelanjutan, khususnya untuk pendukung menjadi pesepak bola Indonesia. Banyak talenta yang akan dimunculkan menuju Indonesia emas,” ujar Putu Ngurah Sedana Yasa.
Ia juga menjelaskan perjalanan panjang perjuangan tim hingga mampu menembus panggung nasional. Perjalanan dimulai dari tingkat regional Bali di mana tim keluar sebagai juara, lalu dikirim mewakili Bali ke zona 4 di Surabaya dengan venue di Gelora Bung Tomo (GBT). Di sana, mereka sukses mengalahkan Persebaya dengan skor 2-1 secara dramatis, yang membawa mereka melaju ke babak 8 besar di Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga akhirnya menembus babak final dan keluar sebagai runner-up nasional.
Sementara itu, Head Coach Bali United U-15, I Made Adi Wirahadi, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Bali atas segala bentuk apresiasi dan dukungan terhadap perjuangan para pemain. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan aspirasi terkait tantangan pembinaan jangka panjang di daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, atas support-nya dan apresiasinya, atas perjuangan anak-anak,” ucap I Made Adi Wirahadi.
Lebih lanjut, Adi Wirahadi menjelaskan bahwa kendala utama yang dihadapi saat ini adalah minimnya kompetisi reguler di tingkat regional Bali. Oleh karena itu, pihaknya berencana mengajukan proposal kepada Gubernur agar ke depan ada event rutin yang dapat diikuti oleh para pemain muda sebelum berlaga di tingkat nasional.
“Saya sudah sampaikan juga ke Pak Gubernur, kendala kita ada di kompetisi regional Bali. Itu yang kita harus coba nanti ajukan proposal ke Pak Gubernur, biar anak-anak ada event yang bisa mereka ikuti sebelum mereka ke nasional,” tambahnya. (kbs)

