BerandaDaerahLantik 81 Pejabat, Walikota Jaya Negara Minta ASN Perkuat Kolaborasi dan Integritas

Lantik 81 Pejabat, Walikota Jaya Negara Minta ASN Perkuat Kolaborasi dan Integritas

Foto: Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 81 pejabat struktural yang terdiri atas Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Kamis (20/8/2026).

Denpasar, KabarBaliSatu

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara melantik dan mengambil sumpah jabatan 81 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, Kamis (20/8). Pelantikan berlangsung di Graha Sewaka Dharma, Kota Denpasar.

Puluhan pejabat yang dilantik terdiri atas 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 32 Pejabat Administrator, dan 37 Pejabat Pengawas. Pengisian jabatan tersebut mencakup posisi yang kosong, rotasi, hingga promosi sebagai bagian dari langkah memperkuat organisasi dan meningkatkan kapasitas kelembagaan Pemkot Denpasar.

Pelantikan turut dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekretaris Daerah I Gusti Ngurah Eddy Mulya, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Swandewi Eddy Mulya, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah.

Dari 12 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, sejumlah nama dipercaya mengisi posisi strategis di lingkungan Pemkot Denpasar. I Wayan Budha dilantik sebagai Kepala BKPSDM, I Gede Cipta Sudewa Atmaja sebagai Kepala Dinas PUPR, dan Ida Bagus Joni Ariwibawa sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian.

Sementara itu, dr. AA Made Widiasa kembali dipercaya memimpin RSUD Wangaya sebagai Direktur Utama. Ida Bagus Putra Wirabawa juga kembali dipercaya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Posisi strategis lainnya diisi I Nyoman Denny Widya sebagai Kepala Bapenda, Ida Bagus Made Purwanasara sebagai Kepala Pelaksana BPBD, serta Ida Bagus Alit Surya Antara sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Selanjutnya, Putu Tony Marthana Wijaya dipercaya sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, I Wayan Yusswara sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ketut Sri Karyawati sebagai Kepala Dinas P3AP2KB, serta Ni Luh Putu Rini Setyasih sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan.

Jabatan Adalah Amanah

Jaya Negara mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik terus berjalan efektif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah proses untuk memantapkan dan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik Kota Denpasar agar tetap berjalan maksimal,” ujar Jaya Negara.

Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah sekaligus kepercayaan yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan integritas.

Jaya Negara meminta seluruh pejabat menunjukkan etos kerja yang baik, meningkatkan kompetensi, serta mampu beradaptasi dengan perubahan dan merespons kebutuhan masyarakat secara cepat.

“Jabatan yang saudara emban merupakan amanah sekaligus kepercayaan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan etos kerja yang baik, bangun kolaborasi yang harmonis, dan jadilah teladan di lingkungan kerja masing-masing,” tegasnya.

Perkuat BerAKHLAK, Inovasi, dan Digitalisasi

Dalam arahannya, Jaya Negara juga menekankan pentingnya penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Nilai tersebut mencakup berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Menurutnya, nilai BerAKHLAK harus diwujudkan melalui perilaku kerja sehari-hari sehingga mampu membentuk birokrasi yang profesional sekaligus memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan, terdapat tiga hal yang dinilai menjadi kunci, yakni inovasi, transformasi digital, dan integritas.

Inovasi diperlukan agar birokrasi tidak berhenti pada pola kerja konvensional. Sementara transformasi digital harus terus didorong sebagai fondasi untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efektif, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, integritas menjadi landasan utama dalam menjalankan setiap kewenangan dan tanggung jawab.

“Selain inovasi dan transformasi digital, integritas merupakan fondasi utama dalam setiap pengabdian. Integritas tidak hanya berkaitan dengan kejujuran, tetapi juga bagaimana kita menghormati hak-hak masyarakat dan memberikan pelayanan dengan sepenuh hati,” pungkas Jaya Negara.

Melalui pelantikan tersebut, Pemkot Denpasar berharap jajaran pejabat yang baru dilantik mampu memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, adaptif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini