Foto: Pemeliharaan berkala Jalan Sakti–Penida menuju kawasan DTW Crystal Bay, Nusa Penida, Klungkung, mulai dikerjakan sejak 20 Juli 2026. Penanganan sepanjang 0,35 kilometer ini meliputi pengaspalan hotmix, pembangunan box culvert, beton bahu jalan, dan pemasangan batu dengan nilai kontrak sekitar Rp1,989 miliar dari APBD Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2026.
Klungkung, KabarBaliSatu
Akses menuju salah satu destinasi wisata unggulan di Nusa Penida, Crystal Bay, mulai mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Klungkung. Pemeliharaan berkala Jalan Sakti-Penida sepanjang 0,35 kilometer kini tengah dikerjakan untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat maupun wisatawan.
Pekerjaan pemeliharaan jalan tersebut telah dimulai sejak 20 Juli 2026 dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2026. Nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp1,9 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Klungkung, I Made Jati Laksana, mengatakan penanganan jalan dilakukan melalui sejumlah pekerjaan teknis, mulai dari pengaspalan menggunakan hotmix hingga pembangunan infrastruktur pendukung.
“Pemeliharaan jalan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya akses menuju kawasan pariwisata di Nusa Penida,” ujar Jati.
Selain pengaspalan hotmix, pekerjaan juga mencakup pembangunan box culvert, pengecoran bahu jalan, serta pemasangan batu. Seluruh pekerjaan tersebut ditujukan untuk memperkuat konstruksi jalan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
Perbaikan akses menuju Crystal Bay dinilai penting mengingat kawasan tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata yang banyak dikunjungi. Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar perjalanan wisatawan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di sekitar kawasan.
Menurut Jati, peningkatan kualitas infrastruktur jalan tidak hanya berdampak pada kenyamanan pengguna, tetapi juga dapat memberikan efek positif terhadap geliat pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.
Dengan akses yang semakin baik, mobilitas masyarakat dan wisatawan diharapkan menjadi lebih lancar. Perbaikan tersebut juga diharapkan mampu mendukung aktivitas usaha yang tumbuh seiring perkembangan sektor pariwisata di Nusa Penida.
Di tengah berlangsungnya pekerjaan, masyarakat dan wisatawan yang melintas diimbau meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Jati juga mengharapkan dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Menurutnya, kerja sama pengguna jalan diperlukan agar seluruh tahapan pemeliharaan dapat berjalan aman dan lancar.
“Dukungan dan kerja sama masyarakat juga sangat diharapkan agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar, sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan untuk kenyamanan masyarakat dan wisatawan,” pungkasnya. (kbs)

