Foto: Penyerahan hadiah lomba serangkaian D’Youth Fest 2026, di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Minggu (5/7).
Denpasar, KabarBaliSatu
Geliat industri kompetisi digital di Kota Denpasar mencapai puncaknya. Ajang bergengsi Glory of Youth 2026 yang memperebutkan Piala Wali Kota Esport Denpasar resmi sukses diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 2026.
Berlangsung maraton selama empat hari pada 2–5 Juli 2026, kompetisi ini berhasil menyedot perhatian publik dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta dan menarik lebih dari 3.000 pengunjung. Angka ini mengukuhkan Glory of Youth sebagai salah satu agenda kepemudaan dan esports terbesar di Kota Denpasar sepanjang tahun ini.
Ketua ESI Denpasar, Nyoman Adhikarya Nugraha, didampingi Ketua Harian ESI Denpasar, Bagus Putu Eka Suarthana Putra, mengungkapkan bahwa kesuksesan acara ini menjadi bukti nyata tingginya antusiasme generasi muda. Esports kini tidak lagi sekadar hobi, melainkan olahraga prestasi sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang perebutan Piala Wali Kota Esport Denpasar, tetapi juga menjadi ruang bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan, sportivitas, serta semangat kompetitif mereka,” ujar Adhikarya usai penyerahan hadiah di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Minggu (5/7).
Glory of Youth 2026 mempertandingkan tiga kategori utama—Pelajar SMP, Pelajar SMA/SMK, dan Umum—dengan lima cabang gim populer, yakni Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile, Free Fire, Honor of Kings (HOK), dan eFootball.
Tak hanya adu ketangkasan di dalam gim, festival ini juga menghadirkan ekosistem pendukung seperti pameran game developer, lomba caster, lomba esports ambassador, hingga kompetisi dance. Rangkaian acara ini sengaja dirancang untuk membuka mata generasi muda terhadap peluang karier baru di industri ekonomi kreatif digital.
Persaingan sengit melahirkan deretan jawara baru di tingkat sekolah. Pada kategori Pelajar SMP, SMP Negeri 10 Denpasar sukses mengamankan gelar juara Free Fire, sedangkan SMP Negeri 16 Denpasar keluar sebagai penguasa Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).
Di tingkat SMA/SMK, persaingan tidak kalah membara. SMA Santo Yoseph Denpasar berhasil menyabet juara Free Fire, SMA Negeri 1 Denpasar mengunci gelar juara Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), dan SMA Negeri 7 Denpasar tampil perkasa sebagai kampiun di cabang eFootball.
Menariknya, panitia menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong inklusivitas gender melalui kategori Ladies untuk pelajar. Hasilnya, SMA Negeri 7 Denpasar kembali naik podium sebagai juara pada nomor Free Fire Ladies, disusul oleh SMA Negeri 4 Denpasar yang sukses menjuarai nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Ladies.
Melihat dampak positif ini, Adhikarya berharap Glory of Youth terus konsisten menjadi agenda tahunan. “Perebutan Piala Wali Kota Esport Denpasar diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya atlet-atlet muda berprestasi sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem esports yang sehat, kreatif, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Kota Denpasar melalui Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, A.A. Ngurah Mahendra Putra. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang yang telah bertanding dengan mengedepankan strategi dan kerja sama tim.
“Kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” pesan Ngurah Mahendra.
Menurutnya, potensi besar esports sebagai subsektor ekonomi kreatif harus terus dikawal agar talenta lokal Denpasar bisa menembus panggung dunia.
“Melalui kegiatan seperti Glory of Youth, diharapkan lahir talenta-talenta muda Denpasar yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional, dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan etika dalam bermain,” lanjutnya.
Ia menutup dengan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, dan komunitas yang terlibat dalam menyukseskan D’Youth Fest 2026.
“Semoga D’Youth Fest terus menjadi ruang kreativitas, kolaborasi, dan pengembangan potensi generasi muda Kota Denpasar, sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang mendukung kemajuan industri esports dan ekonomi digital,” pungkasnya. (kbs)

