BerandaDaerahHadiri Karya di Mrajan Langked Saren, Bupati Satria Apresiasi Semangat Gotong Royong...

Hadiri Karya di Mrajan Langked Saren, Bupati Satria Apresiasi Semangat Gotong Royong Krama

Foto: Bupati Klungkung I Made Satria saat menghadiri rangkaian Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Mewaraspati Kalpa, Mendem Pedagingan, Caru Mancawali Krama Alit, Ngresigana di Mrajan Langked Saren, Dusun Saren I, Desa Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, Senin (15/6/2026).

Klungkung, KabarBaliSatu

Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri rangkaian Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Mewaraspati Kalpa, Mendem Pedagingan, Caru Mancawali Krama Alit, Ngresigana di Mrajan Langked Saren, Dusun Saren I, Desa Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, Senin (15/6/2026).

Kehadiran Bupati Satria disambut hangat oleh para pengempon dan krama yang sejak beberapa waktu terakhir terlibat aktif dalam seluruh tahapan pelaksanaan karya. Suasana kebersamaan dan semangat ngayah tampak mewarnai prosesi yang berlangsung khidmat tersebut.

Rangkaian upacara telah dimulai sejak 22 Mei 2026 dengan pelaksanaan upacara Mapekeling. Selanjutnya, pada 23 Mei dilaksanakan prosesi Nanceb Taring sebagai bagian dari tahapan persiapan karya.

Memasuki bulan Juni, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan upacara Tawur pada 8 Juni dan Melasti pada 9 Juni. Puncak karya berlangsung pada Sukra Kliwon Sungsang, 12 Juni 2026, yang kemudian disusul prosesi Nyineb pada 15 Juni dan akan ditutup dengan upacara Nyegara Gunung pada 16 Juni.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria menyampaikan apresiasinya atas dedikasi dan kebersamaan krama yang telah bahu-membahu menyukseskan pelaksanaan yadnya. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi cerminan kuatnya nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual yang masih terjaga di tengah kehidupan masyarakat Bali.

Ia berharap pelaksanaan karya tidak hanya menjadi wujud bakti dan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga.

“Saya mengapresiasi semangat krama dalam melaksanakan yadnya ini. Semoga melalui upacara ini, semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat Bali dapat terus terjaga,” ujar Bupati Satria.

Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan solidaritas yang tumbuh dalam setiap pelaksanaan karya adat dan keagamaan merupakan warisan luhur yang perlu terus dipelihara serta diwariskan kepada generasi muda agar tetap hidup dan berkembang di masa depan.

Pelaksanaan karya di Mrajan Langked Saren pun menjadi bukti nyata kuatnya komitmen masyarakat Nusa Penida dalam menjaga tradisi, adat istiadat, dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini