Foto: Pelaksanaan Rapat Kordinasi Optimalisasi Pengolahan Sampah Berbasis Sumber dan Sungai bersama Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar yang dipimpin Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Rabu (20/5/2026).
Denpasar, KabarBaliSatu
Pemerintah Kota Denpasar terus mempercepat upaya penanganan sampah berbasis sumber sebagai bagian dari strategi mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada pengolahan sampah di sektor tengah dan hilir, penanganan sampah dari hulu hingga kebersihan sungai kini menjadi prioritas utama.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pengolahan Sampah Berbasis Sumber dan Sungai bersama para perbekel dan lurah se-Kota Denpasar yang dipimpin Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Rabu (20/5).
Dalam laporannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha, menjelaskan bahwa progres penanganan sampah di Kota Denpasar terus menunjukkan perkembangan positif melalui percepatan pengolahan sampah berbasis sumber.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah distribusi bag komposter kepada masyarakat untuk mendukung pengolahan sampah organik secara mandiri di tingkat rumah tangga.
Menurutnya, hingga saat ini realisasi pembagian bag komposter telah mencapai lebih dari 75 ribu unit. Meski demikian, pemerintah tetap mendorong percepatan distribusi agar cakupan penerima semakin luas.
“Hari ini kita khusus mengevaluasi penanganan sampah berbasis sumber dan penanganan sampah di sungai, termasuk mengatasi tantangan pembagian bag komposter serta pembersihan sampah di sungai,” ujarnya.
Sementara itu, Arya Wibawa memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, khususnya para perbekel dan lurah yang dinilai telah bekerja maksimal hingga lapisan terbawah masyarakat dalam menangani persoalan sampah.
Ia menegaskan, fokus utama saat ini adalah memperkuat penanganan sampah dari hulu melalui percepatan distribusi bag komposter, sehingga masyarakat dapat mengelola sampah organik secara mandiri di lingkungan masing-masing.
Selain itu, persoalan sampah di sungai juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar. Pengawasan terhadap aktivitas pembuangan sampah sembarangan akan diperketat demi menjaga kebersihan aliran sungai di seluruh wilayah kota.
“Kami targetkan akhir Juni pembagian bag komposter dapat mencapai target,” kata Arya Wibawa.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
“Kita akan perketat pengawasan bagi pembuang sampah di sungai, dan kami mengajak masyarakat serta semua pihak bersama-sama menjaga dan membersihkan sungai di Kota Denpasar,” tegasnya. (kbs)

