Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria, saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (12/5/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Komitmen membangun kualitas sumber daya manusia berbasis pendidikan dan karakter kembali diperkuat di Kabupaten Klungkung. Pemerintah Kabupaten Klungkung menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Widyalaya di Nusa Penida sebagai langkah strategis mencetak generasi muda Hindu yang unggul secara akademik dan spiritual.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Made Satria, saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (12/5/2026). Pertemuan itu turut didampingi Sekretaris Daerah Klungkung, Anak Agung Lesmana.
Audiensi membahas rencana pembangunan Widyalaya, yakni satuan pendidikan formal keagamaan Hindu di bawah naungan Kementerian Agama yang memiliki jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga SMA/SMK.
Bupati Made Satria menyambut positif rencana pembangunan sekolah tersebut. Menurutnya, kehadiran Widyalaya di Nusa Penida akan menjadi investasi penting bagi masa depan pendidikan sekaligus penguatan karakter generasi muda di wilayah kepulauan itu.
Ia menegaskan, konsep pembangunan harus dipersiapkan secara matang agar proses realisasi dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Saya minta seluruh jajaran terkait dan masyarakat Nusa Penida mendukung penuh rencana ini untuk mencetak generasi muda yang cerdas secara akademik dan kuat secara karakter,” ujar Bupati Satria.
Lebih lanjut, pembangunan Widyalaya dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas berbasis nilai-nilai budaya dan spiritual Hindu di Klungkung, khususnya di Nusa Penida yang terus berkembang sebagai kawasan strategis pariwisata dan pendidikan.
Dengan dukungan lintas sektor antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan masyarakat, pembangunan Widyalaya diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan yang melahirkan generasi muda berdaya saing sekaligus tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya dan agama. (kbs)

