BerandaDaerahMegawati Dorong UMKM Bali Naik Kelas Lewat Perlindungan HKI

Megawati Dorong UMKM Bali Naik Kelas Lewat Perlindungan HKI

UMKM Bali Didorong Go Global, Megawati Tekankan Perlindungan Karya

Foto: Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri saat menyapa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bali Rabu (1/4/2026) di Kabupaten Klungkung.

Klungkung, KabarBaliSatu

Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, turun langsung menyapa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bali dalam Temu Wicara bertema Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan manajemen usaha, Rabu (1/4/2026) di Kabupaten Klungkung.

Kehadiran Megawati yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional ini didampingi Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta. Kegiatan berlangsung di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, kawasan Pantai Lepang, dan menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan pelaku usaha lokal.

Dalam forum tersebut, pelaku UMKM dari berbagai sektor—mulai dari lukisan khas Kamasan, tenun songket, kuliner, hingga kerajinan tangan—mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan Megawati. Ia menegaskan, Bali dipilih karena memiliki daya tarik global, tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat produk budaya bernilai tinggi.

Megawati mencontohkan bagaimana kain tenun Endek Bali telah menembus panggung internasional, bahkan digunakan oleh rumah mode dunia seperti Dior. Menurutnya, kondisi ini menjadi alasan kuat pentingnya perlindungan HKI agar karya lokal tidak diklaim pihak lain.

“Karena itu, produk seperti Endek Bali harus dilindungi. HKI menjadi kunci agar karya kita diakui dan memberi manfaat ekonomi bagi penciptanya,” tegasnya.

Lebih jauh, Megawati mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekonomi daerah. Ia mengajak pemerintah daerah, pelaku UMKM, hingga sektor perhotelan dan restoran untuk bersinergi dari hulu ke hilir, termasuk dalam pemanfaatan produk pertanian lokal.

Diskusi tersebut juga menghadirkan sejumlah pemangku kebijakan, di antaranya Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Arif Satria, Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Hermansyah Siregar, serta perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian UMKM. Turut hadir para bupati dan wali kota se-Bali yang menyaksikan langsung jalannya dialog.

Menutup kegiatan, Megawati menekankan pentingnya sosialisasi HKI secara masif kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Ia meminta pemerintah memastikan adanya perlindungan hukum yang adil sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata.

“Bangsa kita kaya akan seni dan budaya. Karena itu harus dilindungi. HKI bukan hanya soal hukum, tapi juga memberi kompensasi ekonomi berupa royalti seumur hidup bagi pencipta,” ujarnya.

Ia pun mendorong Gubernur Bali untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui program konkret yang dapat memperkuat posisi UMKM di tengah persaingan global. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini