BerandaDaerahPutri Koster Dorong Ketahanan Pangan dari Rumah, Ajak Warga Tanam Cabai dan...

Putri Koster Dorong Ketahanan Pangan dari Rumah, Ajak Warga Tanam Cabai dan Konsumsi Telur Omega

Foto: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster.

Tabanan, KabarBaliSatu

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, menegaskan pentingnya membangun ketahanan pangan dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga. Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar, menurutnya, adalah menanam cabai di rumah, minimal tiga pot per keluarga.

Penegasan tersebut disampaikan Putri Koster saat mengikuti kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Bergerak dan Berbagi” yang digelar di tiga desa di Kabupaten Tabanan, Rabu (18/2/2026). Kegiatan itu menyasar Desa Kukuh, Kecamatan Marga; Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri; serta Desa Kebontingguh, Kecamatan Tabanan.

“Kalau ibu-ibu menanam tiga pohon cabai di tiga pot, itu sudah sangat membantu. Ibu tidak perlu beli cabai lagi. Inilah contoh nyata ketahanan pangan yang bisa kita mulai dari rumah,” ujar Putri Koster di hadapan warga.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Bali hadir secara menyeluruh dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut melibatkan berbagai perangkat daerah dan organisasi, mulai dari TP PKK, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, hingga Dinas Lingkungan Hidup.

“Program PKK itu ada dua. Pertama, sosialisasi apa yang harus dikerjakan pemerintah bersama masyarakat. Kedua, aksi nyata. Oleh-oleh dari provinsi hari ini bertubi-tubi: dari PKK, dari Dinas Kesehatan berupa vitamin, dari Dinas Pertanian berupa telur, dan dari Dinas Lingkungan Hidup berupa bibit tanaman,” jelasnya.

Menurut Putri Koster, upaya menanam tanaman seperti cabai tidak hanya berdampak pada penghematan ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Lingkungan yang hijau dan tanah yang kuat, katanya, menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan hidup masyarakat Bali.

Selain menyoroti ketahanan pangan berbasis rumah tangga, Putri Koster juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan ibu dan anak. Ia menganjurkan masyarakat, khususnya ibu hamil, untuk rutin mengonsumsi telur omega.

“Sekarang ada telur omega yang mengandung omega-3 lebih tinggi. Ini sangat penting untuk tumbuh kembang otak anak sejak dalam kandungan, menjaga stamina, dan meningkatkan daya tahan tubuh,” ujarnya.

Telur omega dikenal memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang lebih tinggi, kolesterol lebih rendah, serta manfaat tambahan bagi kesehatan jantung, otak, mata, kulit, dan sistem imun. Konsumsi rutin telur omega dinilai mampu mendukung pola hidup sehat, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Melalui gerakan Bergerak dan Berbagi, Putri Koster berharap masyarakat Bali semakin mandiri, sehat, dan peduli lingkungan. “Kalau pangan kuat, lingkungan terjaga, dan ibu-ibu sehat, maka generasi Bali ke depan akan semakin cerdas dan tangguh,” pungkasnya. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini