Foto: Gubernur Bali Wayan Koster saat memimpin upacara peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-90 yang berlangsung di area Waduk Muara Nusa Dua, Jalan Tanah Kilap, Kuta, Badung, Rabu (3/12) pagi.
Badung, KabarBaliSatu
Gubernur Bali Wayan Koster memimpin upacara peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-90 yang berlangsung di area Waduk Muara Nusa Dua, Jalan Tanah Kilap, Kuta, Badung, Rabu (3/12) pagi. Upacara dihadiri jajaran Pemprov Bali, pegawai Dinas PU, perwakilan balai kementerian, serta unsur terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster membacakan sambutan resmi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.PE. Menteri Dody menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PU yang telah mengabdi selama delapan dekade dalam pembangunan infrastruktur nasional.
“Pengabdian insan PU bukan sekadar membangun sarana fisik, tetapi menunjukkan komitmen, integritas, dan dedikasi kepada negara. Semangat inilah yang membuat insan PU terus hadir memberikan yang terbaik bagi rakyat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai pengabdian tersebut dirumuskan dalam *Sapta Bakti Insan PU*, yang menjadi pedoman etos kerja untuk menghadapi dinamika pembangunan ke depan. Sapta Bakti juga dinilai sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, melalui strategi PU608 yang menargetkan penurunan kemiskinan hingga 0%, ICOR di bawah 6, serta proyeksi pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029 menuju Indonesia Emas 2045.
Menteri Dody turut memaparkan capaian strategis Kementerian PUPR selama satu tahun Kabinet Merah Putih. Pada sektor Sumber Daya Air, pembangunan bendungan dan perbaikan jaringan irigasi menunjukkan progres signifikan. Di bidang Bina Marga, pembangunan jalan dan jembatan serta peningkatan konektivitas kawasan pangan, energi, dan industri berjalan sesuai rencana.
Sementara itu, sektor Cipta Karya melanjutkan perluasan layanan air minum, pengelolaan air limbah, persampahan, serta peningkatan fasilitas publik seperti sekolah, pasar, dan sarana olahraga.
Menteri PUPR juga menyoroti pentingnya transformasi digital, termasuk penggunaan *Building Information Modelling* (BIM), demi transparansi dan efisiensi pengelolaan infrastruktur. “Setiap rupiah harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Transparansi dan inovasi kini bukan pilihan, tetapi keharusan,” tegasnya.
Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, seluruh jajaran diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Lima poin yang ditekankan mencakup kesiapan infrastruktur, koordinasi lintas sektor, penguatan logistik darurat, edukasi publik, dan monitoring intensif terhadap ancaman banjir dan longsor.
Peringatan Hari Bakti PU ke-90 di Bali menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian insan PU. Gubernur Koster menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk terus bersinergi dengan Kementerian PUPR dalam mempercepat pembangunan di daerah.
Menurutnya, Bali membutuhkan penguatan infrastruktur, peningkatan akses layanan dasar, pengelolaan sumber daya air, serta kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana. “Pemprov Bali berkomitmen mendukung spirit dan nilai pengabdian PU, serta menyinergikan program pusat dan daerah demi kesejahteraan masyarakat Bali,” ujar Koster. (kbs)

