BerandaDaerahPj. Sekda Agung Mahajaya Perjuangkan Penguatan Jaringan Telekomunikasi di Nusa Penida

Pj. Sekda Agung Mahajaya Perjuangkan Penguatan Jaringan Telekomunikasi di Nusa Penida

Kemkomdigi Siap Turunkan Tim Teknis Kantongi Solusi Blank Spot

Foto: Pj. Sekda Agung Mahajaya saat kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di Jakarta, Selasa (6/10).

Jakarta, KabarBaliSatu

Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di Jakarta, Selasa (6/10). Langkah diplomasi ini diambil guna memperjuangkan penuntasan kendala jaringan telekomunikasi dan area blank spot yang masih mengintai kawasan pariwisata prioritas di Kecamatan Nusa Penida.

Dalam kunjungan yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Klungkung, I Wayan Sudiarsa, rombongan diterima langsung oleh Dirjen Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Tony Suprianto.

Pj. Sekda Agung Mahajaya menegaskan, penanganan kawasan lemah sinyal di Nusa Penida membutuhkan perhatian dan penanganan ekstra dari pemerintah pusat. Menurutnya, konektivitas digital yang stabil sangat mendesak mengingat status Nusa Penida sebagai salah satu destinasi wisata unggulan dunia.

“Jadi kami hadir langsung untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan, di mana masih ada beberapa titik wilayah di Nusa Penida yang mengalami kendala lemah sinyal. Mengingat Nusa Penida kini menjadi destinasi wisata andalan internasional yang sangat bergantung pada konektivitas digital, kami berharap ada langkah afirmatif dari pusat untuk menuntaskan persoalan ini,” ujar Pj. Sekda Agung Mahajaya.

Merespons aduan tersebut, Dirjen Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Tony Suprianto, menyatakan komitmen penuh untuk segera menindaklanjuti laporan teknis dari Pemkab Klungkung. Pihaknya berjanji akan menerjunkan tim teknis ke lapangan dalam waktu dekat guna melakukan pemetaan serta survei lokasi secara mendalam.

“Apabila dari hasil survei terbukti masih ditemukan titik lemah sinyal, pihak Kemkomdigi akan segera berkoordinasi dengan para penyedia layanan telekomunikasi (provider) guna menghadirkan solusi taktis. Beberapa alternatif solusi yang kami siapkan antara lain pengubahan orientasi antena, pemasangan perangkat penguat sinyal, hingga pertimbangan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) baru jika diperlukan,” jelas Wayan Tony.

Tidak hanya berfokus pada penguatan sinyal seluler, pertemuan strategis ini turut membahas optimalisasi jaringan penanganan tanggap darurat terpadu. Kemkomdigi mendorong penuh pengembangan serta perluasan jangkauan layanan Call Center 112 hingga ke wilayah kepulauan Nusa Penida. Langkah ini dinilai sangat vital untuk mempercepat penanganan kondisi darurat bagi masyarakat lokal maupun wisatawan, terlebih mengingat posisi Nusa Penida sebagai salah satu pulau terluar yang strategis bagi kedaulatan NKRI.

“Kami siap dan mendukung penuh untuk berkoordinasi secara berkelanjutan guna mewujudkan infrastruktur digital yang prima di Kabupaten Klungkung khususnya Nusa Penida,” pungkasnya. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini