BerandaDaerahPeringatan Hari Ibu Provinsi Bali, GOW Dorong Perempuan Percaya Diri, Berdaya, dan...

Peringatan Hari Ibu Provinsi Bali, GOW Dorong Perempuan Percaya Diri, Berdaya, dan Terus Berkarya

Foto : Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BKOW Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin (22/12/2025).

Denpasar, KabarBaliSatu

Peringatan Hari Ibu Provinsi Bali Tahun 2025 menjadi panggung konsolidasi peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, hadir dalam peringatan yang diselenggarakan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin (22/12/2025).

Mengusung tema “Perempuan Berkarya dan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini diikuti oleh organisasi-organisasi wanita dari seluruh kabupaten/kota se-Bali. Momentum ini menegaskan posisi perempuan bukan sekadar pendamping, melainkan aktor strategis dalam proses pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi menuju visi besar Indonesia Emas.

Rangkaian acara berlangsung semarak dan sarat pesan ideologis. Salah satu yang mencuri perhatian adalah pergelaran fashion show busana slow fashion karya GOW Kota Denpasar serta GOW dan BKOW dari berbagai daerah di Bali. Karya-karya tersebut menampilkan keberpihakan pada keberlanjutan, kearifan lokal, dan kreativitas perempuan Bali di tengah arus industri mode global.

Ketua Umum BKOW Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, dalam sambutannya menegaskan bahwa perempuan memiliki kapasitas dan ketangguhan luar biasa dalam menjalankan peran ganda. Perempuan, kata dia, mampu mengelola keluarga sekaligus berkontribusi aktif di ruang publik dan masyarakat.

“Perempuan itu hebat karena mampu mengatur waktu, bukan diatur oleh waktu. Sejak pagi hari, bahkan sebelum pukul 10.00 Wita, perempuan sudah menjalankan banyak peran, mengurus anak, mendampingi suami, hingga mengelola rumah tangga. Itulah kekuatan perempuan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya ketangguhan dan keikhlasan perempuan dalam berorganisasi dan berkontribusi bagi bangsa. Di tengah keterbatasan anggaran, Ny. Seniasih mengajak seluruh organisasi wanita di Bali untuk tetap bergerak melalui semangat gotong royong dan kerja kolektif.

“Berorganisasilah dengan tulus dan sepenuh hati. Jangan bergantung pada anggaran semata. Mari duduk bersama, saling menguatkan, dan mencari solusi. Organisasi wanita adalah mitra pendamping, bukan pemegang saham,” tegasnya.

Selain mendorong peran sosial, BKOW juga menaruh perhatian besar pada pelestarian budaya dan potensi lokal Bali. Penggunaan bahan-bahan lokal, termasuk buah-buahan daerah dalam pembuatan gebogan, disebut sebagai bentuk nyata keberpihakan perempuan terhadap ekonomi dan identitas lokal.

Senada dengan itu, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menegaskan bahwa perempuan merupakan kekuatan utama dalam keluarga dan masyarakat. Ia melihat peringatan Hari Ibu sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan peran perempuan dalam menyongsong masa depan bangsa.

“Momentum Hari Ibu ini harus menjadi penguat bagi perempuan untuk semakin percaya diri, berdaya, dan terus berkarya. Perempuan adalah pilar penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Peringatan Hari Ibu Provinsi Bali tahun ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi penanda kesadaran kolektif bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai dengan keterlibatan aktif dan berdaya dari seluruh perempuan Indonesia. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini