Foto: Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan bantuan dana pribadi berupa uang tunai kepada para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal.
Denpasar, KabarBaliSatu
Gubernur Bali Wayan Koster menunjukkan kepedulian mendalam terhadap warganya yang menjadi korban banjir bandang di Denpasar. Dengan naluri kemanusiaan yang kuat, ia memberikan bantuan dana pribadi berupa uang tunai kepada para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal.
Bantuan itu diberikan setelah Koster meninjau langsung posko pengungsian di Kelurahan Ubung, Denpasar, dan berdialog dengan warga untuk mengetahui kebutuhan paling mendesak. Tanpa menunggu lama, ia menyerahkan bantuan tunai dengan jumlah bervariasi sesuai kondisi keluarga. Warga yang belum berkeluarga masing-masing menerima Rp2 juta. Untuk pasangan yang sudah menikah namun belum memiliki anak diberikan Rp4 juta per keluarga. Sementara keluarga yang sudah memiliki anak menerima Rp4,5 juta per keluarga. Total bantuan yang digelontorkan mencapai Rp45 juta.
Koster menegaskan, bantuan tersebut sepenuhnya berasal dari dana pribadi, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia berharap dana itu bisa segera dipakai untuk biaya mencari rumah kos sehingga para korban dapat kembali menjalani aktivitas normal.
“Bantuan ini dari dana pribadi bukan dari APBD supaya mereka cepat segera cari tempat kos, kasihan mereka,” kata Gubernur Koster kepada media, Minggu (14/9/2025).
Situasi di lokasi pengungsian memang memprihatinkan. Dari puluhan warga yang terdampak, terdapat bayi berusia tujuh bulan yang sangat rentan bila harus tinggal terlalu lama di tempat pengungsian. Kondisi itu membuat Koster semakin tersentuh dan mempertegas langkah cepatnya untuk membantu secara langsung.
Para penerima bantuan mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas kepedulian Koster yang responsif sejak bencana melanda. Selain memberikan bantuan, ia juga rela bergadang menggelar rapat darurat bersama jajarannya dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan pascabanjir berjalan cepat, terukur, dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Tindakan Gubernur Koster ini memperlihatkan sosok pemimpin berhati mulia yang tulus membantu masyarakat. Ia tidak segan mengorbankan waktu dan tenaga, bahkan rela bergadang menggelar rapat darurat dan turun langsung ke lokasi banjir. Semua itu dilakukan demi memastikan penanganan pascabanjir berjalan cepat, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan rasa aman bagi warganya. (kbs)

