Foto: Gubernur Koster saat meninjau SPBU di berbagai titik untuk urai kemacetan.
Denpasar, KabarBaliSatu
Penanganan dinamika distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Bali membuktikan pentingnya kepemimpinan yang responsif, cerdas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Tanpa memperdebatkan sekat kewenangan atau saling menyalahkan, Gubernur Bali Wayan Koster menggalang sinergi ketat bersama Pertamina, TNI, Polri, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memastikan pelayanan BBM di seluruh SPBU berjalan lancar dan aman.
Hasil nyata dari kerja keras ini terlihat jelas pada pemantauan lapangan di sejumlah SPBU kawasan Denpasar dan Badung. Tidak tampak lagi antrean panjang kendaraan yang sebelumnya sempat mengular. Kondisi pasokan dan pelayanan BBM di Pulau Dewata kini resmi berangsur normal.
Keberhasilan ini merupakan buah dari aksi maraton Gubernur Koster yang turun langsung memantau kondisi SPBU sejak Senin (12/10/2026) hingga Jumat (16/10/2026) hingga larut malam. Dari peninjauan langsung serta dialog bersama warga di lapangan, lahir berbagai terobosan kebijakan taktis untuk mempercepat alur distribusi BBM dari Depo menuju SPBU.
“Ini adalah urusan rakyat. Tidak penting melihat kewenangan siapa, apalagi mencari siapa yang salah. Yang menjadi prioritas utama adalah kebutuhan masyarakat, dan itu harus diselesaikan melalui kerja sama, sinergi, serta kolaborasi lintas sektor,” tegas Gubernur Koster di sela-sela peninjauan lapangan.
Terurainya antrean di SPBU tidak lepas dari kecerdasan dan ketepatan rumusan kebijakan yang diambil Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina. Kombinasi langkah strategis seperti penyesuaian skema kerja dari rumah (Work From Home/WFH), pembelajaran daring bagi sekolah, hingga penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi terbukti efektif menekan penumpukan kendaraan secara signifikan.
Langkah akurat ini diambil berkat kejelian Gubernur Koster yang menyerap langsung aspirasi masyarakat saat berada di SPBU, sehingga kebijakan yang dilahirkan benar-benar menjawab akar permasalahan di lapangan.
Di tengah situasi tersebut, kedewasaan dan ketertiban masyarakat Bali juga menjadi kunci utama. Meski sempat diwarnai dinamika kecil, warga tetap tertib saat mengantre dan tidak mudah terprovokasi. Suasana kekeluargaan kian hangat dengan hadirnya para relawan yang secara sukarela membagikan air mineral dan makanan kepada para pengendara.
Atas dukungan penuh dari seluruh elemen, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pihak yang telah bahu-membahu menuntaskan permasalahan ini.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Pertamina, Kementerian ESDM, TNI, Polri, para relawan, serta seluruh masyarakat Bali yang sangat tertib. Keberhasilan memulihkan situasi ini adalah hasil gotong royong dan kepedulian kita bersama,” ujar Koster.
Pemulihan situasi BBM yang berlangsung cepat ini menegaskan keberhasilan kepemimpinan Gubernur Koster yang tanggap, cerdas, dan akurat dalam mengeksekusi solusi demi kesejahteraan krama Bali. (kbs)

