BerandaDaerahGubernur Koster Prioritaskan Pemulihan Sarana Belajar di SDN 5 Banjar Usai Banjir...

Gubernur Koster Prioritaskan Pemulihan Sarana Belajar di SDN 5 Banjar Usai Banjir Bandang

Siapkan Perbaikan dan Solusi Jangka Panjang

Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster saat meninjau langsung kondisi sekolah yang berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (14/3/2026).

Buleleng, KabarBaliSatu

Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa pemulihan kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 5 Banjar menjadi prioritas utama setelah sekolah tersebut terdampak banjir bandang.

Penegasan itu disampaikan Koster saat meninjau langsung kondisi sekolah yang berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (14/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia melihat secara langsung kerusakan sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, ruang guru hingga perpustakaan yang sebelumnya terendam air hampir setinggi plafon bangunan.

Kedatangan gubernur yang berasal dari Desa Sembiran, Buleleng itu juga disambut para siswa yang sekolahnya terdampak bencana.

Dalam dialog bersama kepala sekolah dan para guru, Koster menerima berbagai masukan terkait kebutuhan mendesak agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Bali akan membantu pemulihan sarana pendidikan yang rusak melalui dana gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali.

“Saya minta pihak sekolah bersama pemerintah desa segera menghitung kebutuhan mendesak seperti papan tulis, buku pelajaran, meja, dan perlengkapan lainnya agar proses belajar mengajar bisa segera berjalan kembali,” ujarnya.

Menurut Koster, pendataan kebutuhan tersebut diharapkan dapat rampung dalam beberapa hari ke depan sehingga bantuan dapat segera disalurkan kepada pihak sekolah.

Selain langkah cepat untuk memulihkan kegiatan belajar siswa, pemerintah juga menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengantisipasi potensi banjir di kawasan sekolah tersebut.

Salah satu opsi yang mengemuka adalah membongkar bangunan lama yang rawan terdampak banjir dan membangun kembali gedung sekolah bertingkat agar lebih aman dari risiko bencana serupa di masa mendatang.

“Perencanaan teknisnya nanti dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Jika membutuhkan dukungan dari Pemprov Bali, akan kami bantu melalui Bantuan Keuangan Khusus,” jelasnya.

Tak hanya itu, Koster juga akan menugaskan Balai Wilayah Sungai untuk melakukan normalisasi aliran sungai di sekitar kawasan tersebut guna meminimalkan potensi banjir berulang.

Pada hari yang sama, Gubernur Koster juga menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Buleleng dengan total nilai Rp1,263 miliar. Bantuan tersebut bersumber dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan untuk penanganan pascabencana.

Bantuan tersebut mencakup perbaikan rumah warga, pemulihan fasilitas umum, perbaikan tempat ibadah, penguatan ekonomi masyarakat, hingga santunan bagi keluarga korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang tersebut. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini