BerandaDaerahGubernur Koster Apresiasi Bantuan Rp 700 Juta dari OJK, BPD Bali, dan...

Gubernur Koster Apresiasi Bantuan Rp 700 Juta dari OJK, BPD Bali, dan FKLJK untuk Korban Banjir

Foto: Gubernur Bali Wayan saat secara simbolis menerima bantuan tanggap darurat bencana senilai total Rp 700 juta dari OJK, BPD Bali, dan FKLJK untuk Korban Banjir.

Denpasar, KabarBaliSatu

Upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di Bali terus mendapat dukungan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali serta Bank BPD Bali menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana senilai total Rp 700 juta.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Gubernur Bali Wayan Koster di Jaya Sabha, Kamis (18/9), untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu, dan Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, disaksikan jajaran pengurus FKLJK Bali.

Adapun rincian bantuan yaitu Rp 200 juta dari OJK Bali, Rp 100 juta dari FKLJK Bali, serta Rp 400 juta dari BPD Bali. Bantuan tersebut merupakan inisiatif dari direksi, pegawai, serta pengurus lembaga keuangan di Bali.

Gubernur Koster menyampaikan terima kasih atas kepedulian tersebut. Menurutnya, bantuan ini akan sangat berarti bagi warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan setelah banjir. Ia menegaskan, bantuan segera disalurkan ke sejumlah titik terdampak di Bali dengan koordinasi BPBD Provinsi Bali.

Kepala OJK Bali Kristrianti Puji Rahayu menyatakan, pemberian bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas lembaga keuangan terhadap masyarakat. “Sagilik-Saguluk Salunglung Sabayantaka, Paras-Paros Sarpanaya. Wujud Tat Twam Asi. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan penderitaan korban bencana,” ujarnya.

Senada, Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menegaskan bahwa bantuan sebesar Rp 400 juta yang dikumpulkan dari pengurus serta karyawan BPD Bali adalah bentuk empati terhadap masyarakat. “Kami berharap bantuan ini bisa membantu korban bangkit kembali,” katanya.

Dengan total Rp 700 juta, inisiatif ini diharapkan dapat mendukung pemulihan masyarakat sekaligus menjadi simbol gotong royong semua pihak dalam menghadapi bencana. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini