BerandaDaerahDenpasar Luncurkan Program “Sidaya”: Upaya Konkret Pemerintah Dorong Lansia Tetap Aktif, Sehat,...

Denpasar Luncurkan Program “Sidaya”: Upaya Konkret Pemerintah Dorong Lansia Tetap Aktif, Sehat, dan Bermartabat

Foto : Peluncuran Program Lansia Berdaya (Sidaya) yang dilaksanakan di Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, pada Kamis (4/12). Peluncuran dilakukan secara hybrid dan menjadi bagian dari launching nasional “Sidaya” yang dipimpin langsung Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, dari Kabupaten Lamongan.

Denpasar, KabarBaliSatu

Pemerintah Kota Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kesejahteraan sosial yang inklusif. Kamis (4/12/2025), Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, menjadi tuan rumah peluncuran Program Lansia Berdaya (Sidaya), sebuah inisiatif nasional untuk memberdayakan warga lanjut usia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif.

Program ini diluncurkan serentak secara hybrid bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI yang dipimpin langsung Menteri Dr. H. Wihaji dari Lamongan. Di Denpasar, peluncuran turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi yang mewakili Wali Kota, Sekretaris I TP PKK Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta jajaran terkait.

Bali Masuki Era “Ageing Population”

Dalam laporannya, dr. Sukardiasih menjelaskan bahwa Bali kini berada pada fase populasi lansia yang signifikan dengan persentase mencapai 14,8%, sedangkan Kota Denpasar berada pada posisi 12,67%. Kondisi ini, menurutnya, merupakan tantangan sekaligus peluang.

“Harapan hidup meningkat adalah capaian, tetapi tanpa pemberdayaan, lansia berisiko menjadi beban keluarga dan negara. Karena itu, Sidaya hadir sebagai quick win untuk memastikan lansia tetap produktif dan punya ruang bermakna dalam pembangunan,” ujarnya.

Program Sidaya diarahkan untuk mencetak lansia SMART:

  • Sehat — melalui olahraga dan pendampingan kesehatan.
  • Mandiri — dengan dukungan jaminan sosial dan pendampingan.
  • Aktif dan Produktif — melalui sekolah lansia dan kegiatan komunitas.
  • Bermartabat — dengan menciptakan ruang publik yang ramah lansia.

Desa Tegal Harum menjadi pionir karena telah memiliki sekolah lansia hingga jenjang “S2” dan melahirkan lulusan perdana.

Pemerintah Kota Tegaskan Peran Penting Lansia

Membacakan sambutan Wali Kota Denpasar, Komang Lestari menggarisbawahi bahwa kontribusi para lansia tidak boleh dilupakan.

“Usia lanjut bukan batas, melainkan fase emas ketika pengalaman menjadi kekuatan. Lansia berdaya bukan hanya slogan, tetapi wujud penghormatan atas kontribusi dan dedikasi mereka bagi bangsa dan keluarga.”

Pemerintah Kota Denpasar menegaskan bahwa kebijakan sosial harus memberi ruang bagi lansia untuk tetap terlibat dalam kehidupan publik.

Antusiasme Masyarakat dan Dukungan Berkelanjutan

Perbekel Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara, menyampaikan bahwa sejak 2023 sekolah lansia di wilayahnya mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat. Salah satu outputnya adalah terbentuknya Karang Lansia sebagai wadah aktivitas sosial dan interaksi antar generasi.

Acara peluncuran juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, cek mata, serta penyerahan susu dan paket bantuan dari mitra program.

“Harapan kami sederhana: menjadikan Tegal Harum sebagai desa ramah lansia, tempat warga usia lanjut bisa tetap sehat, mandiri, produktif, dan hidup dengan bahagia,” tegasnya.

Peluncuran Sidaya menegaskan bahwa pembangunan manusia tidak berhenti pada generasi muda, tetapi harus merangkul semua usia sebagai bagian dari Indonesia yang inklusif, manusiawi, dan berkeadilan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini