BerandaDaerahMangku Pastika Ingatkan Generasi Muda: “Jangan Terlena, Siapkan Diri Jadi Pemimpin Berintegritas”

Mangku Pastika Ingatkan Generasi Muda: “Jangan Terlena, Siapkan Diri Jadi Pemimpin Berintegritas”

Foto: Ketua Pembina LVRI Provinsi Bali, Komjen Pol (Purn) Dr. Dr. Drs. Made Mangku Pastika, MM., menghadiri acara sosialisasi JSN 45 (Jiwa Semangat dan Nilai-nilai 45) bagi siswa SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar (6/8/2025).

Gianyar, KabarBaliSatu

Mantan Gubernur Bali sekaligus Ketua Dewan Pembina LVRI Provinsi Bali, Komjen Pol (Purn) Dr. Dr. Drs. Made Mangku Pastika, MM, menyerukan pesan tajam kepada generasi muda: jangan terlena, persiapkan diri untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan berintegritas.

Pesan ini disampaikan dalam sosialisasi Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai 45 (JSN 45) yang digelar untuk siswa SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar di Gedung Budaya, Rabu (6/8/2025). Acara ini menghadirkan Ketua LVRI Bali, IGB Saputra, dan Mangku Pastika sebagai narasumber utama.

“Anak-anak sekarang memang keren. Tapi yang lebih penting adalah keberanian dan semangat juang untuk meraih cita-cita dan memimpin Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” tegas Pastika, menegaskan bahwa kepemimpinan masa depan tidak lahir dari kemapanan, melainkan dari karakter dan integritas.

Sosialisasi ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan 1945 kepada generasi muda, dengan visi membentuk pemimpin yang siap membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. IGB Saputra mengulas perjalanan panjang sejarah bangsa, mulai dari kejayaan Sriwijaya, Majapahit, hingga Mataram, lalu masuk ke masa kelam penjajahan Belanda dan Jepang, dan akhirnya proklamasi 17 Agustus 1945.

Ia juga menyinggung heroisme pertempuran mempertahankan kemerdekaan, seperti 10 November di Surabaya, Margarana di Bali, dan Ambarawa di Jawa Tengah. “Nilai-nilai itu adalah fondasi moral bangsa. Jika hilang, kita kehilangan arah,” ujarnya.

Pengamat pendidikan sekaligus Sekretaris Gugus Kebangsaan (GK) Provinsi Bali, Putra Wijaya, mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, pembentukan karakter kebangsaan adalah pekerjaan jangka panjang. GK Bali bahkan telah mengimplementasikan JSN 45 melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) kepada 14 ribu peserta, semua berbasis swadaya.

GK Bali sendiri lahir dari kolaborasi DHD Angkatan 45 Bali, MPB, Korps Menwa Indonesia Provinsi Bali, dan GNPP Provinsi Bali. Semangat ini juga digaungkan oleh Ketua Korps Menwa Indonesia Kabupaten Badung, Krisna Gunarta, yang sejak 2014 rutin membentangkan bendera merah putih di lebih dari 400 titik bersama peserta PPBN dan Satgas EMP CTA.

Pesan Pastika sore itu menggema: pemimpin masa depan bukan hanya cerdas, tapi juga tahan uji, berjiwa patriot, dan berani menegakkan nilai. Dan pekerjaan mempersiapkan mereka harus dimulai dari sekarang.(kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini