Foto: Gubernur Bali Wayan Koster.
Denpasar, KabarBaliSatu
Janji politik Gubernur Bali Wayan Koster kembali terbukti. Jalan nasional Denpasar–Gilimanuk yang sempat amblas di Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan, kini kembali bisa dilalui. Perbaikan tuntas sesuai tenggat yang telah ia janjikan: sebelum 20 Juli 2025.
Dalam tempo 13 hari sejak kerusakan terjadi pada Senin, 7 Juli 2025, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali bergerak cepat. Instruksi Koster kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar pekerjaan diselesaikan dalam dua pekan dijawab tuntas di lapangan.
“Saya sudah minta agar perbaikan dilakukan sesegera mungkin. Idealnya memang tiga minggu, tapi saya dorong dua minggu kalau memungkinkan,” kata Koster saat ditemui media pada 9 Juli lalu. Ia juga menegaskan bahwa kondisi tanah yang labil menuntut kehati-hatian teknis dalam proses pemadatan.
Kini, publik menerima kabar baik. Jalan utama yang menghubungkan Bali barat dan pusat pemerintahan di Denpasar kembali berfungsi. Lalu lintas akan dibuka secara normal mulai Sabtu, 19 Juli 2025, pukul 08.00 WITA.
Gubernur dua periode asal Desa Sembiran, Buleleng ini, dijadwalkan hadir langsung di lokasi pembukaan jalan bersama sejumlah pejabat dan pihak terkait. Ia akan bertolak menuju Bajera pada Sabtu pagi pukul 06.00 WITA.
“Besok (Jumat, 18 Juli 2025) pengerjaan selesai, dan Sabtu pagi jalan akan kembali dibuka untuk masyarakat,” ujar Koster kepada awak media.
Kembalinya akses jalan nasional ini tak hanya menunjukkan kecepatan birokrasi merespons krisis infrastruktur, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa janji politik Gubernur Koster tidak hanya retorika. Sebuah pesan tegas menjelang tahun-tahun politik mendatang. (kbs)

